Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Bukan Pesta Rakyat yang Mengantar Simbol Feodalisme Masuk Istana

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Yang terjadi hari ini setelah Joko Widodo mengucap sumpah jabatan bukanlah pesta rakyat, melainkan pesta kemenangan boneka asing lewat mobilisasi massa pesta pora.

Demikian disampaikan Ketua Umum Front Pelopor Perjuangan (FPP), Rachmawati Soekarnoputri, kepada wartawan, Senin (20/10).

"Bukan pesta rakyat, tapi pesta kemenangan proxy, mobilisasi dana, mobilisasi massal pesta pora, dan aparat keamanan berlapis untuk mengantar rezim baru masuk Istana dengan kereta kencana raja simbol feodalisme," kata Rachma.


Dia menganggap, Jokowi menempatkan dirinya selayaknya raja boneka neo-kolonialisme seperti masa sebelum proklamasi kemerdekaan, atau zaman kekuasaan VOC Belanda.

"Kata Bung Karno, Jasmerah atau jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Belajarlah dari sejarah agar bangsa tidak kehilangan arah," tegasnya.

Penolakan putri Bung Karno ini kepada Jokowi bukan tanpa alasan, sebab Jokowi terindikasi terlibat kasus korupsi saat masih aktif menjabat walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

"Jokowi juga masih tersangkut masalah hukum yang belum sama sekali disentuh. Terahkir, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Kejaksaan Agung justru menyatakan kasusnya ditutup. Ini ada apa," bebernya.

Untuk itu, FPP pernah menyambangi KPK guna meminta penjelasan korupsi anggaran pendidikan di Solo yang diduga melibatkan Jokowi pada 2012 lalu.

Rachma juga meyakini bahwa Jokowi berada di bawah kendali asing untuk kembali menjual kekayaan bangsa ini secara cuma-cuma kepada kapitalis internasional. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya