Berita

puan maharani/net

Politik

Puan Maharani Punya Modal Kuat Jadi Menteri

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 14:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Puan Maharani punya modal kuat dan signifikan untuk masuk dalam kabinet Jokowi-JK. Bahkan, bila melihat prestasi dan representasi partai, Puan bukan hanyak layak jadi menteri, tapi juga pantas duduk sebagai Menko.

"Representasi partai, karena Puan adalah Ketua DPP Bidang Politik, di DPR juga menjabat sebagai ketua fraksi. Prestasi dan pengalamannya adalah terlibat langsung dalam dinamika politik partainya yang kemudian menempatkan PDIP sebagai partai penguasa," Direktur Ekskutif Indo Barometer, M Qodari, di Jakarta (Minggu, 19/10).

Dari sisi pengalaman politik, lanjut Qodari, Puan mempunyai jaringan kuat karena sudah menjabat ketua fraksi sejak periode lalu. Kemudian, di jajaran pengurus partai dia juga memegang jabatan sentral di bidang politik.


"Menurut saya, Puan adalah politisi yang networknya cukup luas, baik latar belakang keluarga maupun pengalaman politiknya di DPR dan DPP. Saya kira untuk kategori politisi sudah cukup layak. Tak jauh beda ketika berbicara soal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar," ungkapnya.

Diketahui, pengalaman Puan dalam politik antara lain dua kali pemilu selalu meraih BPP dan suara terbesar nasional. Puan juga menjadi ketua tim pemenangan Pilkada Gubernur Jawa Tengah. Untuk tingkat nasional, Puan memimpin PDI Perjuangan
memenangkan Pileg sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Legislatif, serta ‎berperan sebagai Ketua BP Pilpres PDIP.

Untuk acara partai, Puan juga teruji karena beberapa kali menjadi ketua panitia dalam pelaksanaan perhelatan besar PDIP. Terkait dengan peluangnya di kabinet, nama Puan
juga masuk dalam nama-nama yang dirilis oleh Indo Barometer sebagai calon Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.[wid]. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya