Berita

Politik

KIH Cukup Sukses Hadapi Dominasi KMP

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 12:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL.  Dominasi penguasaan Koalisi Merah Putih di berbagai posisi jabatan di parlemen lebih dikarenakan jumlah kursi yang dimiliki fraksi-fraksi pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa itu jauh lebih banyak dibandingkan kubu Koalisi Indonesia Hebat.

Namun, komunikasi politik yang dimainkan para ketua fraksi untuk mengatasi kebuntuan politik juga sangat diperlukan. Berhasil ditariknya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke gerbong KIH saat penyusunan pimpinan MPR walau akhirnya kalah, menunjukkan kepiawaian ketua fraksi dalam menambah dukungan fraksi lain.

Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi melihat tidak ada kegagalan atau ketidakberhasilan dari fraksi-fraksi KIH dalam melawan kedigjayaan KMP. Dari matematis saja, jumlah suara yang dimiliki KIH jauh di bawah KMP.


Menurut Ari, peluang kekuatan KIH akan bertambah di parlemen jika PPP sudah memastikan arah politiknya bersama KIH. Hanya saja KIH harus terus memainkan kepiawaiannya dalam melakukan negosiasi politik untuk mengurangi dominasi KMP. Momentum proses persetujuan Perppu Pilkada Langsung di DPR nanti, akan menjadi taruhan keberhasilan negosiasi politik dari kedua kubu.

"Jika kubu KIH bisa memaksimalkan dukungan dari fraksi Demokrat dan PAN makan dapat dipastikan, usulan pilkada melalui DPRD yang digadang-gadang KMP akan ditolak," ucap Ari Junaedi di Jakarta, Minggu (19/10).

Menurut pengajar Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) ini, politik sangat bersifat cair dan dinamis. Kebekuan politik yang selama ini tergambarkan dari pemisahan kekuatan yang diametral berseberangan antara KIH dan KMP bisa dikendurkan berkat lobby-lobby politik yang intens.

Ari pun menilai, langkah Jokowi menemui Prabowo bisa mengendurkan syaraf ketegangan politik pasca Pilpres. Ia pun melihat, raksi-fraksi yang ada di DPR akan bisa mengedepankan kepentingan rakyat jauh di atas kepentingan kelompok apalagi elit. Di saat bersamaan, penyusunan komposisi alat kelengkapan DPR berupa jabatan-jabatan di komisi-komisi akan menjadi ujian seberapa berhasilnya lobby dan negosiasi politik yang dimainkan para ketua fraksi.

"Jika KIH bisa meyakinkan KMP maka alat kelengkapan DPR bisa dibentuk berdasarkan musyawarah mufakat. Namun jika gagal, maka skenario awal yang telah dipersiapkan KMP yang ingin menguasai seluruh pimpinan komisi tidak akan tertahankan lagi," timpal Ari Junaedi yang juga dosen S2 di Universitas Diponegoro (Undip) ini.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya