Berita

ilustrasi/net

Politik

Hanura Perjuangkan Revolusi Mental Jadi Gerakan Nasional

SABTU, 18 OKTOBER 2014 | 08:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komitmen Partai Hanura dalam mengawal terlaksananya Revolusi Mental yang dicanangkan presiden terpilih Joko Widodo dalam kampanye Pilpres, sudah dan akan terus dilakukan.

Hal tersebut dibuktikan dengan pelaksanaan Diskusi Publik secara rutin tiap pekan sekali di hari Jumat oleh DPP Hanura. Diskusi bertema Revolusi Mental dalam berbagai sudut pandang baik kepemudaan, hukum, birokrasi, ekonomi dan lainnya.

Kemarin, Hanura mengangkat tema diskusi adalah "Revolusi Mental Dalam Mewujudkan Reformasi Birokrasi di Indonesia" dengan pembicara DR. Yuddy Chrisnandi (Ketua DPP Partai Hanura); Danang Girindrawardhana (Ketua Ombudsman RI); dan Ridwan Kamil (Walikota Bandung).


Dalam rilisnya, Wasekjend DPP Partai Hanura, Dimas Hermadiyansyah, yang menjadi moderator dalam diskusi tersebut, menjelaskan acara diskusi berjalan meriah. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa, Ormas, organisasi profesi, kader Hanura dan para Anggota DPRD.
 
Dalam diskusi tersebut Yuddy Chrisnandi mengatakan Revolusi Mental telah menjadi "kebutuhan utama bangsa" dan harus dimulai dari pemimpin. Karena itu Aparatur Negara harus bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang baik. Sementara itu Ketua Ombudsman RI Danang Girindrawardhana mengatakan sistem birokrasi sekarang ini masih banyak yang tumpang tindih baik itu antara, UU, Perpres, Perda. Jadi perlu upaya senergisitas supaya rakyat mendapatkan haknnya untuk mendapatkan kualitas pelayanan publik terbaik.

Sedangkan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan Revolusi Mental perlu dimulai dari diri sendiri kemudian mulai dibiasakan melalui dunia pendidikan, dan untuk mewujudkan reformasi birokrasi perlu ada revolusi karakter para aparatur pemerintah dengan memberlakukan reward and punishment.

Sedangkan, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Hanura, Wishnu Dewanto, selaku penanggungjawab kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Partai Hanura dalam mendukung Revolusi Mental yang dicanangkan Jokowi untuk menjadi Gerakan Nasional.

"Sejatinya, revolusi mental searah dengan garis perjuangan Partai Hanura, yaitu mengedepankan hati nurani dalam berpikir, bersikap dan berperilaku," terangnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya