Berita

Jenderal Sutarman/net

Pertahanan

Kapolri Ajak Kawal Presiden Baru

SABTU, 18 OKTOBER 2014 | 02:12 WIB | LAPORAN:

Kepala Polri Jenderal Sutarman menyambut baik pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, dua rival dalam Pilpres 2014.  

Menurutnya, hal iktu merupakan cermin budaya bangsa yang selalu mengedepankan silahturrahmi dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah.

"Saya kira siapa pun tokohnya silaturahmi itu sangat positif. Karena dengan silaturahmi sebagai cermin Indonesia kita bisa menyelesaikan berbagai masalah," ujar Sutarman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/10).


Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk dapat mengawal dan mengkritisi kinerja presiden terpilih selama lima tahun ke depan.

"Kami berharap pesta sudah selesai, kompetisi sudah selesai dan kita sudah menetapkan pemimpin baru. Mari kita kawal untuk lima tahun mendatang, dan kita menilainya," kata Sutarman.

Dia berharap, dengan pertemuan Jokowi-Prabowo menjelang pelantikan presiden baru 20 Oktober mendatang masyarakat bisa mengawal kerja pemerintah.

Sementara itu, terkait Pengamanan pelantikan presiden, Polri mengerahkan 22 ribu personilnya.

Sutarman memaparkan, pengamanan dibagi menjadi empat ring yaitu ring 1 di dalam gedung DPR/MPR, ring 2 di halaman komplek, ring 3 di jalan sekitar komplek parlemen, dan ring 4 di sejumlah sentra perbelanjaan dan pusat keramaian. [why]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya