Berita

darmin dan sim/net

Politik

PDIP: Darmin-Sri Muyani Sulitkan Jokowi Wujudkan Kabinet Profesional

JUMAT, 17 OKTOBER 2014 | 09:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jokowi-JK tak lama lagi akan dilantik sebagai presiden dan wapres. Nama-nama yang akan membantu Jokowi-JK di kabinet mendatang pun sudah mulai beredar.

Namun, Politikus PDI Perjuangan, Dolfie OFP mengingatkan agar Jokowi-JK benar-benar menjaga asa publik yang menghendaki kabinet profesional. Menurut Dolfie, sebaiknya Jokowi-JK tidak memilih figur yang dapat menjadi beban politik sehingga kabinet tidak bisa bekerja optimal.

Harapan itu disampaikan Dolfie terkait isu tentang beberapa nama seperti Sri Muyani dan Darmin Nasution yang disebut-sebut bakal masuk kabinet Jokowi-JK. Dolfie menyebut figur-figur itu sering dipersoalkan kinerjanya.


"Rasanya pada periode 2009-2014, figur tersebut sering dipermasalahkan kinerjanya oleh DPR. Sehingga terhadap berbagai isu terkait kinerja dan keterlibatan kasus figur tersebut, perlu juga dipertimbangkan oleh Jokowi-JK agar tidak menjadi beban politik," kata Dolfie di Jakarta, kemarin (Kamis, 15/10).

Hal senada diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Gunawan. Menurutnya, untuk memupuk kepercayaan publik dan meningkatkan kepercayaan atas jaminan berusaha, maka sosok menteri haruslah bersih.

"Apalagi sosok menteri perekonomian harus mendapat kepercayaan dari pelaku usaha," kata Gunawan.

Selain itu, lanjut Gunawan, di tengah koalisi oposisi yang mayoritas di DPR, maka diperlukan sosok menteri yang bersih, sehingga tidak dijadikan 'sandera' dalam rangka meningkatkan serangan oposisi terhadap presiden. Lebih khusus dia mengkritisi Darmin Nasution yang pernah dikait-kaitkan dengan masalah perpajakan.

Menurutnya, Jokowi setelah menjadi presiden nanti jelas membutuhkan postur APBN yang kuat untuk menjalankankan progam pemerintahan. Karenanya, Jokowi perlu memacu optimalisasi penerimaan negara melalui pajak. "Ini menjadi signifikan. Maka menteri bidang perekonomian harusnya tidak tersangkut permasalah pajak perusahan nasional dan perusahaan transnasional," tandasnya.

Nama Sri Mulyani mengundang penolakan karena terseret-seret kasus Century. Sedangkan nama Darmin pernah terseret-seret kasus keringanan pajak. Dalam kasus Gayus Tambunan, nama Darmin juga pernah disebut menandatangani keringanan pajak untuk PT Surya Alam Tunggal.

Dalam persidangan atas atasan Gayus Tambunan yang bernama Maruli Pandapotan Manurung, Darmin diduga ikut menandatangani keputusan bahwa PT SAT yang beralamat di Sidoarjo, Jawa Timur, tak dikenai pajak pascakeputusan tim penelaah keberatan pajak yang beranggotakan Gayus, Maruli dan Humala Napitupulu. Keberatan pajak yang diajukan PT Surya sebesar Rp 290 juta. Satu lagi terkait kasus keberatan pajak PT.Halliburton, perusahaan kontraktor minyak asal AS, yang disetujui keberatan pajak Rp21,7 miliar pada 2005. Klaim Darmin, itu sudah melewati proses oleh Tim Pemeriksa Perpajakan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya