Berita

ilustrasi/net

Dunia

WHO Fokus ke 15 Negara untuk Cegah Penyebaran Ebola di Afrika

JUMAT, 17 OKTOBER 2014 | 04:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berjanji untuk memperkuat upaya mencegah wabah Ebola menyebar di luar tiga negara Afrika Barat yang selama ini terdampak paling parah (Guinea, Sierra Leone dan Liberia).

Dalam konferensi pers di Jenewa, pejabat WHO, Isabelle Nuttall, menjelaskan ada 15 negara Afrika yang menjadi prioritas perlindungan. Mereka akan menerima lebih banyak bantuan, terutama pencegahan dan perlindungan.

Secara keseluruhan, dikutip dari BBC, ia menjelaskan bahwa kasus Ebola bertambah dua kali lipat setiap empat pekan. Direktur WHO itu mengatakan, jumlah korban tewas diperkirakan akan di atas 4.500 orang pada pekan ini saja.


Negara yang akan diberikan prioritas perlindungan adalah Benin, Burkina Faso, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gambia, Ghana, Mauritania, Nigeria, Sudan Selatan, dan Togo.

Kemudian lebih penting adalah empat negara yang secara langsung berbatasan dengan daerah yang terkena dampak terburuk, yaitu Pantai Gading, Guinea-Bissau, Mali dan Senegal.

"Kami akan teruskan dukungan kami ke negara-negara itu. Kami akan bekerja dengan mereka sesuai rencana. Tapi rencana ini perlu diubah ke dalam tindakan," tegas Nuttall. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya