Berita

kh maimoen zubair/net

Politik

KONFLIK INTERNAL PPP

Mbah Mun: Muktamar yang Digelar Pihak Bersengketa Tidak Sah

RABU, 15 OKTOBER 2014 | 23:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akhirnya, Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), KH Maimoen Zubair, mengeluarkan pernyataannya untuk menanggapi dua muktamar partai yang digelar dua kubu berseteru.

Ia menyatakan, muktamar yang digelar kubu Romahurmuziy di Surabaya pada 15-18 Oktober dan muktamar kubu Suryadharma Ali yang akan diegelar 23 Oktober mendatang, sama-sama ilegal.

"Muktamar yang dilaksanakan pihak yang bersengketa tidak sah, sesuai putusan Mahkamah Partai," kata sesepuh partai yang biasa disapa Mbah Mun itu, dikutip dari Antara, pada jumpa pers di dekat Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten, Rabu (15/10).


Pimpinan Majelis PPP mengusulkan muktamar bersama digelar sebelum 19 Oktober mendatang. Namun, tujuannya sekadar untuk islah, bukan untuk memutuskan arah koalisi. Keputusan tersebut ditetapkan setelah menggelar rapat konsultasi pimpinan majelis yang terdiri atas Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar, di sebuah hotel dekat Bandara Soekarno Hatta, tadi.

Selain KH Maimoen Zubair, hadir juga Ketua Majelis Pertimbangan Zarkasih Noor, Sekretaris Majelis Syariah Anas Taher dan Sekretaris Dewan Pakar Ahmad Yani. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya