Berita

ilustrasi/net

Embrio Bentrokan TNI dan Polri Harus Dicari dan Diatasi

RABU, 15 OKTOBER 2014 | 08:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. UU Hukum Disiplin Militer harus segera diterapkan, terutama menyusul kontak senjata antara Brimob Satuan Pelopor Mabes Polri yang di-BKO di Polsek Perime, Polres Lany Jaya, melawan anggota TNI Batayon 756 Pos Perime pada Senin lalu (13/10).

"Kembali saya katakan disini bahwa jangan ada dusta diantara kedua pimpinan pihak yang berseteru. Undang-undang Hukum Disiplin Militer harus segera diterapkan. Masalah ini harus diselesaikan hingga akar masalah. Perlu dicari embrio apa hingga bentrokan ini berulang kali terjadi diantara TNI lawan Polri," kata pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati, kepada beberapa saat lalu (Rabu, 15/10).

TNI dan Polri, tegas Susaningtyas, harus juga belajar menyelesaikan masalah antar matra berlandaskan pemikiran bahwa sedang bersama-bersama menjaga NKRI. Susaningtyas juga menekankan bahwa pertikaian ini tak bisa dikatakan selesai bila Panglima dan Kapolri berhasil menunjukan keakraban saat bermain bola atau volley saja.


"Masalah ini harus segera diselesaikan. Investigasi harus bisa mengungkap akar masalah bukan persoalan kejadiannya saja," ungkap Nuning, begitu ia disapa.

Namun Nuning juga memastikan, persoalan ini tidak bisa menjadi tolok ukur lemahnya pertahanan karena terjadi antar matra bukan dengan pihak asing. Menurutnya, bentrokan TNI vs POlri ini lebih menunjukan ego sektoral terhadap matra.

"Sebenarnya remunerasi antara keduanya sudah diterapkan berdasarkan undang-undang dan kesepakatan, tetapi seharusnya untuk prajurit yang ditugaskan di wilayah teritorial sulit seperti di Papua, tentunya harus mendapatkan lebih," demikian Nuning. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya