Berita

rachmawati/net

SKANDAL TRANSJAKARTA

Rachmawati Mau Kritik KPK Secara Terbuka dari Kediamannya

RABU, 15 OKTOBER 2014 | 07:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat terburu-buru dalam "menyelamatkan" mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjadi presiden terpilih, Joko Widodo.

Karena itu, politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mengkritik sikap KPK ini. Rachmawati pun akan menyampaikan kritik ini secara terbuka dalam jumpa pers yang akan dilakukanya siang ini (Rabu, 15/10), di kediamannya di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan.

Dalam jumpa pers ini, Rachmawati mau mengkritik KPK yangg tanpa menyelidiki sudah mengatakan Jokowi tidak ada masalah dalam beberapa kasus yang selama ini menjadi perhatian publik.


Jurubicara KPK, Johan Budi, misalnya mengatakan Jokowi memiliki rekening yang bersih. Jokowi juga clear dalam kasus dana Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) pada 2010, saat menjabat walikota Solo, sebagaimana dilaporkan sejumlah orang.

Terkait kasus transjakarta, DPR berencana memanggil KPK dan Kejaksaan Agung berdasarkan laporan Rachmawati. Dalam laporannya, Rachmawati menduga Jokowi terkait dengan kasus dugaan korupsi tersebut dan kepemilikan rekening di luar negeri.

Putri Presiden Soekarno itu juga meminta agar pelantikan Jokowi sebagai presiden ditunda selama kasus dugaan korupsi ini belum dituntaskan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya