Berita

ilustrasi/net

Gerak Hukum Desak Kejagung Tuntaskan Kasus Kerusuhan 1998

SELASA, 14 OKTOBER 2014 | 08:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kejaksaan Agung harus berani mengungkap kerusuhan 1998 dan hilangnya sejumlah aktivis.

Demikian disampaikan Koordiantor Gerak Hukum, Muholadun. Muholadun pun mendorong Kejaksaan Agung berani mengungkap dugaan keterlibatan Kivlan Zen dalam kasus tersebut.

"Kivlan fitnah orang-orang padahal dia adalah otak sesungguhnya," kata Muholadun dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 14/10).


Muholadun tak main-main atas tuntutannya ini. Senin kemarin, ia dan sekitar 100 massa mendatangi Kejagung. Di depan Kejagung, Gerak Hukum meminta agar Kejagung segera untuk mengusut dan menuntaskan kasus  HAM Berat Trisakti dan Penculikan aktivis 98.

Tidak hanya orasi, Gerakan Hukum juga memberikan obat kuat kepada Kejasaan Agung sebagai simbol agar lembaga hukum ini kuat dan tidak mudah diintervensi oleh kekuatan yang ingin melindungi  Kivlan Zan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya