Berita

ILUSTRASI/NET

Iwan Ratman Gagas Revolusi Energi Bila Dipercaya Jadi Menteri ESDM

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 01:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di antara calon Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang belakangan banyak disebut adalah Iwan Ratman.  Iwan dinilai memiliki track record dan pemikiran Revolusi Energi Indonesia yang dia gagas dianggap sejalan dengan konsep Trisakti Bung Karno untuk menciptakan Indonesia berdikari secara ekonomi.

Iwan pun  mengapresiasi berbagai dukungan yang telah disampaikan masyarakat. Namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi-JK.

"Soal posisi menteri itu kan sepenuhnya hak prerogratif presiden, namun kalau diberikan amanah dan kepercayaan, saya siap mengembannya," kata Iwan, beberapa waktu lalu (Sabtu, 11/10).


Menurut Iwan Ratman, beban tugas dan tanggung jawab kementerian ESDM ke depan sangat berat karena tidak hanya memiliki kemampuan teknik dan pengetahuan di bidangnya, berpengalaman panjang di dunia migas dari hulu hingga hilir, tapi juga dibutuhkan sosok yang punya hubungan dan spektrum luas di dunia internasional.

“Yang jelas, kalau diberikan amanah, saya akan melakukan 7 program Revolusi Energi Indonesia agar bangsa ini terhindar dari krisis energi dan berdaulat di bidang energi," kata Iwan. juga Ketua Dewan Pembina Komunitas Migas Indonesia (KMI).

Dia menjelaskan, ketujuh program revolusi energi yang diusung adalah, pertama, solusi tanpa menaikkan harga BBM bersubsidi pada awal pemerintahan serta program Pengurangan Konsumsi BBM bersubsidi secara bertahap dan konsisten. Kedua, program pengembangan energi baru dan terbarukan guna mencapai proporsi 17 persen dalam bauran energi.  

Ketiga, lanjutnya, program peningkatan produksi migas nasional. Keempat, program pemberantasan mafia migas. Kelima, program menjadikan Pertamina menjadi world class energy company. Keenam, program penyediaan tenaga listrik nasional. Ketujuh, program peningkatan nilai tambah industri pertambangan.

"Ketujuh program tersebut harus menjadi prioritas utama pemerintahan Jokowi-JK dalam rangka menciptakan kedaulatan energi, sehingga Indonesia tidak lagi tergantung kepada asing dan mampu berdikari menjadi bangsa yang mandiri. Apalagi 30 persen kontribusi sektor energi dan migas merupakan salah satu andalan pemerintah dalam APBN," demikian Irwan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya