Berita

syafi'i ma'arif

Buya Syafi'i Setuju Profesional yang Sudah Teruji Masuk Kabinet

SENIN, 06 OKTOBER 2014 | 17:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tokoh nasional, Buya Ahmad Syafi'i Ma'arif mendukung sikap presiden terpilih Joko Widodo yang akan menempatkan orang-orang profesional dalam pemerintahan mendatang.

"Memang semestinya begitu ya. Walaupun aspirasi partai (koalisi) juga harus dipertimbangkan. Jadi dicarilah orang yang paling bersih dan profesional di antara para tokoh-tokoh partai itu, yang tidak punya masalah hukum di masa yang akan datang. Saya rasa itu penting sekali," jelasnya saat dihubungi (Senin, 6/10).

Selain itu, dia juga mendukung kelompok profesional murni yang sudah terbukti komitmen dan keberpihakan kepada rakyat untuk masuk kabinet. Misalnya, Direktur Utama PT Gendhis Multi Manis, Kamajaya, yang belakangan juga dijagokan sejumlah lembaga survei, seperti Indo Strategi untuk menjadi Menteri Pertanian.


Dia yakin, bos pabrik gula di Blora, Jawa Tengah, itu akan memberdayakan dan memajukan petani Indonesia dengan baik kalau diberi kepercayaan. Alasannya, Kamajaya selama ini sudah membuktikan kepeduliannya kepada petani, terutama petani gula. Di samping itu, dia juga merupakan pengusaha yang tak mau neko-neko.

"Kamajaya seorang patriot saya kira, pengusaha yang tidak biasa kongkalikong. Dia tidak mau main sogok. Saya kenal orang itu," tandas mantan Ketua PP Muhammadiyah yang sebelumnya juga menjabat Penasihat Tim Transisi Jokowi-JK ini.

Sebelumnya, Kamajaya keluar sebagai calon kuat Menteri Agraria. Berdasarkan riset “Uji Publik Kandidat Menteri Jokowi-JK” yang dirilis akhir pekan kemarin, 75 persen responden mendukung Kamajaya mengungguli politikus PDIP, Puti Guntur Soekarnoputra (12 persen); dan akademisi UGM Dwi Andreas Santosa (0 persen). Sementara 13 persen abstain.

Riset nasional Indo Strategi yang digelar 21 September hingga 1 Oktober 2014 ini menggunakan metode quesioner melalui telepon. Total responden sebanyak 380 tokoh yang terdiri dari birokrat, akademisi, profesional, dan aktivis. Riset ini salah satunya bertujuan untuk menguji publik atas tokoh-tokoh yang dinominasikan sebagai kandidat menteri dalam Kabinet Jokowi-JK oleh berbagai lembaga riset.

"Kamajaya seorang profesional yang rekam jejaknya jelas, teruji dan pro rakyat. Dia konsisten berjuang untuk menghidupkan industri gula berbasis tebu dan pembela pembela ketahanan pangan/petani. Dia sesuai dengan visi misi Jokowi-JK perkuat pertanian dan agraria untuk kesejahteraan rakyat," jelas Direktur Indo Strategi, Andar Nubowo DEA memberikan alasan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya