Berita

Zulfikar Achmad/net

Politik

Dilantik Jadi Anggota DPR, Zulfikar Achmad Siap Perjuangkan Nasib Petani dan Nelayan

RABU, 01 OKTOBER 2014 | 12:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Zulfikar Achmad adalah salah satu Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari 560 orang yang dilantik di Gedung Senayan hari ini. Anggota Fraksi Partai Demokrat ini terpilih dari daerah pemilihan Provinsi Jambi.

Fokus utama yang akan diperhatikan Bupati Kabupaten Bungo dua periode ini di Parlemen adalah memperjuangkan nasib para petani dan nelayan, mengingat profesi itu adalah perkerjaan mayoritas masyarakat Indonesia, termasuk di Jambi.

"Saya berteked ingin memperjuangan nasib para petani dan nelayan dari Parlemen ini, terutama untuk daerah pemilihan saya," kata Zulfikar disela-sela pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Anggota DPR RI 2014-2019 dalam Sidang Paripurna DPR, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10).


Indonesia adalah negara agraris dan negara maritim. Data Biro Pusat Statistik pada November 2011 yang lalu, jumlah penduduk Indonesia yang bekerja di sektor pertanian dan perikanan masih menduduki prosentase tertinggi, yakni mencapai 39,3 persen dari 109,67 juta penduduk Indonesia yang bekerja.

"Melihat data itu. Kalau ingin Indonesia sejahtera, maka kita harus sejehterahkan para petani dan nelayan terlebih dahulu," ujar Zulfikar.

Khusus untuk pembangunan daerah pemilihannya di Jambi, selain membangun infrastruktur jalan, Ia berjanji akan terus mendorong percepataan pembangunan Pelabuhan Samudera Ujung Jabung, Jambi.

"Saya ingin wujudkan ketahanan pangan. Saya akan menggalakkan petani kita untuk tidak menidurkan lahan pertanian. Selain itu, saya akan membuat pembinaan nelayan," demikian Zulfikar, yang berharap di tempatkan di Komisi IV. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya