Berita

Jenderal Moeldoko

Wawancara

WAWANCARA

Jenderal Moeldoko: TNI Bersama Rakyat Membuat Terobosan Hadapi Isu Global Warming

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 08:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

TNI di bawah komando Jenderal Moeldoko melakukan terobosan untuk menjaga lingkungan hidup. Selain membuat puluhan juta Lubang Resapan Biopori (LRB), TNI juga punya semangat menanam 1 miliar pohon.

’’Sebagian dari kami punya se­mangat reboisasi 1 miliar po­hon. Ini memiliki makna yang berharga bagi kelangsungan umat manusia di bumi,’’ kata Panglima TNI Jenderal Moeldo­ko di La­pangan GOR Ahmad Yani, Ma­bes TNI, Cilangkap, Jakarta.

Menurut Moeldoko, pembua­tan  Lubang Resapan Biopori (LRB) ini dimulai awal Agustus lalu dengan target 3.110.000 LRB pada lahan TNI di seluruh Indo­nesia.


’’Tapi hingga saat ini jum­lah LRB yang sudah dibuat men­ca­pai 10.311.981. Walau sudah me­lam­paui target, pem­buatan LRB terus di­lakukan,’’ tekadnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Kenapa TNI menggagas pem­buatan biopori?
Kami semua paham, saat ini kita meng­hadapi isu penting, glo­bal war­ming, energi. Semua orang pa­ham, tapi tidak semua orang yang mau berbuat sesuatu antisi­pasi masalah itu.

TNI ber­sama seluruh pihak dan kom­ponen rakyat membuat te­robosan menghadapi atasi isu-isu tersebut.

TNI bekerja sama dengan siapa?
TNI tidak kerja sendirian, tapi bersama rakyat. Kami mobili­sasi rakyat uktuk kerja bareng. Bu­kan di kompleks TNI saja, justru di luar.

Di wilayah kamando pangdam, di luar asrama. Kami juga akan bekerja sama dengan beberapa pihak lain. Hal semacam ini akan berkelanjutan karena isu global. Kami memberikan apresiasi kepada para prajurit dan elemen masyarakat yang mendukung pembuatan LRB tersebut.

Apakah pembuatan lubang biopori ini masuk rekor MURI?
Pembuatan lubang ini mem­buat TNI mencatat rekor seba­gai angkatan bersenjata yang paling peduli terhadap ling­ku­ngan. Hal ini berawal dari ge­rak­an 10 juta lubang biopori yang di­lakukan TNI.

Sebagian dari kami punya se­mangat reboisasi 1 miliar pohon. Meskipun biopori belum jadi ke­giatan nasional. Harapan saya, TNI akan popu­lerkan ini. Satu biopori saja bisa 15 liter air. Ka­lau dibuat lebih banyak, maka akan lebih besar manfaatnya.

Kegiatan ini merupakan rang­kaian sosial kemasyarakatan da­lam memeriahkan peringatan hari TNI ke-69 dengan tema ‘Ber­sama TNI Lingkungan Sehat Rak­yat Sejahtera’ yang dilak­sanakan secara serentak di selu­ruh Indonesia.

Satuan yang terbanyak mem­buat LRB adalah Kodam III Si­li­wa­ngi sebanyak 1.346.000, Ko­­dam VII Wirabhuana 1.304.190 LRB, Koopsau II Makassar 1.061.841 LRB, Kodam IX Uda­yana 1.046.415 LRB, Ko­dam I Bukit Barisan 999.900 LRB dan Kodam IV Diponegoro 957.409 LRB.

Apa sih manfaat kegiatan ini?
Kegiatan ini memiliki makna yang berharga bagi kelangsu­ngan umat manusia di bumi. Ini sesuatu yang sangat ber­makna dan mem­berikan harapan baru. Percayalah apa yang kita laku­kan telah mem­berikan sesua­tu yang strategis. Mudah-muda­han yang kita laku­kan selalu ber­ke­sinam­bungan, bukan berarti be­sok di­lupakan. Ini juga sangat bermanfaat untuk lingkung­an, penghijauan serta pertanian karena kehidupan dan aktivitas mikroorganisme membuat tanah menjadi gembur dan subur. ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya