Berita

foto:net

Politik

Kepala Daerah Harus Konsen Bekerja, Bukan Sibuk Ngurus UU Pilkada

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 15:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala daerah lebih baik fokus pada pekerjaannya sebagai pemimpin rakyat, dibanding menyibukan diri dengan polemik UU tentang Pemilihan Kepala Daerah yang telah disetujui oleh DPR RI.

Demikian diungkapkan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (26/9).

"Jangan jadikan pemilihan melalui DPRD sebagai ganjalan untuk berprestasi, DPRD adalah wakil rakyat, jika para kepala daerah yang menjabat saat ini berprestasi kenapa mesti takut dengan pemilihan melalui DPRD," ujar Jajat.


Menurut Jajat, pilkada langsung maupun melalui DPRD adalah dua hal yang sama-sama sah menurut konstitusi, maka itu kepala daerah diharap tidak menyibukan diri untuk maju ke MK. Pasalnya, pilkada melalui DPRD tidaklah bertentangan dengan UUD 1945 serta sesuai dengan Pancasila sila keempat.

Ia menambahkan, ditinjau dari sisi manfaatnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD jelas lebih baik, selain menghemat anggaran yang dikeluarkan negara maupun calon yang akan maju, pemilihan kepala daerah melalui DPRD tentu akan memudahkan para calon terpilih dalam melaksanakan berbagai program di daerahnya karena telah mendapat dukungan dari parlemen.

"Pilkada melalui DPRD akan lebih baik jika diimbangi dengan aturan-aturan yang lebih transaparan, sehingga para calon yang akan maju tidak merasa terganjal. Sistem ini harus menjadi bukti bahwa DPRD bisa dipercaya sebagai wakil rakyat," tandas Jajat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya