Berita

Hermanto Dardak/net

Politik

Digadang-gadang Jadi Menteri, Hermanto Dardak Merendah

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 13:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu perubahan dalam kabinet Jokowi-JK yang gencar diberitakan adalah perubahan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi Kementerian Infrastruktur. Wapres terpilih, Jusuf Kalla, pernah menyampaikan Kementerian PU sebagai salah satu kementerian yang akan dipimpin oleh profesional murni.

Nama-nama calon menteri pun mulai bermunculan dari lembaga-lembaga kajian politik dan survei, salah satunya adalah Hermanto Dardak, Wakil Menteri PU saat ini. Belum lama ini survei Indonesia Research and Survei (IRES) menempatkan Hermanto sebagai salah satu dari nama-nama yang layak dipertimbangkan untuk menjadi Menteri PU/Infrastruktur.

Jokowi pernah menyampaikan bahwa dari sekian banyak nama, yang akan dikerucutkan terakhir menjadi 50 nama akan mencakup profesional, birokrat dan partai politik. Kementerian PU memang memiliki tradisi kental dipimpin oleh birokrat karier, dan Hermanto yang memiliki karir cemerlang di PU menjadi birokrat berprestasi yang cukup berpotensi untuk dipilih.


Kedekatan Hermanto dengan Jokowi secara profesional memang sudah terjalin lama sebelum Jokowi terpilih menjadi presiden, dan setelah terpilih, Jokowi mengajak Hermanto dalam blusukan pertamanya sebagai Presiden terpilih ke Ciliwung (26/8).

Hermanto yang pernah menjabat Dirjen Bina Marga dan Dirjen Penataan Ruang, belum lama ini ramai diberitakan karena menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan individual tertinggi dunia dibidang transportasi jalan dalam 63 tahun sejarah penghargaan International Road Federation (IRF) Professional of the Year (18/9).

Saat dikonfirmasi mengenai tanggapannya terhadap kabar dirinya sebagai calon kuat menteri PU/infrastruktur, penyandang gelar doktor ini tidak mau berkomentar panjang lebar.

"Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena itu hak prerogatif Presiden, yang penting saya fokus menjalankan tugas saya yang sekarang saja sebaik mungkin," kata Hermanto Dardak di Jakarta, Jumat (26/9). [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya