Berita

romahurmuziyi/net

Politik

KONFLIK INTERNAL PPP

Romahurmuziy: Suryadharma Ali Cs Tak Pakai Otak

RABU, 17 SEPTEMBER 2014 | 10:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan pembangunan (DPP PPP) menyesalkan cara-cara premanisme yang digunakan Suryadharma Ali Cs dalam menyelesaikan persoalan di tubuh PPP. Ini sehubungan dilakukannya pendudukan Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta oleh preman-preman yang tak ada juntrungan.

Sekretaris Jenderal DPP PPP Muhammad Romahurmuziy (Romi) mengatakan, SDA juga tidak berhak menggelar rapat 'Pengurus Harian' versi dirinya karena mundurnya sejumlah nama yang ada dalam 'Surat Keputusan' bodong Nomor 1358 dan 1359, karena kemarin rapat 'Pengurus Harian' yang diadakannya, hanya dihadiri tidak lebih dari 6 orang saja.

SDA juga secara sewenang-wenang memecat pimpinan dan anggota sekretariat DPP PPP.  Ini, kata Romi, mengukuhkan watak SDA yang angkuh, mau menang sendiri dan pro kekerasan.


"Menyedihkan, baru kali ini sepanjang Indonesia merdeka ada pemimpin yang berwatak demikian, orang kecil yang tak bersalah tapi bisa menatap kebenaran, dia libas juga," ujar Sekjen PPP ini dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (17/9).

Romi menambahkan, melihat tingkah laku SDA sekarang, mantan Menteri Agama yang sudah menjadi tersangka KPU itu sedang kalap.

"SDA kalap, ditemani orang-orang yang juga tidak lagi berpikir. Mereka tidak lagi pakai otak, tapi mereka hanya mengedepankan otot. Saya pikir, tipe pemimpin demikian hanya ada di dunia lain, bukan di partai politik. Saya betul-betul tidak menyangka," tandas Romi.

Sebelumnya, kubu Romi memecat SDA dari kursi ketua umum karena terbukti telah melanggar konstitusi partai. SDA ditetapkan KPK menjadi tersangkan dalam kasus korupsi dana haji.

Konflik di internal PPP semakin memanas, Romi selanjutnya yang dipecat dari posisi sekretaris jenderal dan kader PPP oleh SDA. Selain Romi, SDA juga memecat Suharso Monoarfa dan Emron Pangkapi sebagai kader PPP. Sementara, Lukman Hakim Syaifuddin hanya dicopot dari jabatan Wakil Ketua Umum PPP. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya