Berita

budiman sudjatmiko/net

Politik

Tolak Kepentingan MP3EI, Perwakilan Rakyat Papua Barat Bertemu Budiman

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 18:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari ini Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, menerima perwakilan dari Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat, di ruang Rapat Fraksi PDI Perjuangan, DPR RI, Jakarta.

Dalam rilis yang dikirimkan Budiman kepada redaksi, dalam pertemuan tersebut, para perwakilan masyarakat Papua menyampaikan beberapa aspirasi dan sikap. Pertama mendesak agar pemerintah menunda pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua Barat. RTRWP itu dinilai tidak mencerminkan semangat dari UU Otonomi Khusus Papua, yang mengakomodir dan menjamin kepastian masyarakat adat terhadap tanah, sebagai syarat mutlak masyarakat adat dalam melanjutkan hidupnya.

MRP Papua Barat Meminta pemerintah agar meninjau kembali Peraturan Daerah Pemprov Papua Barat Nomor 4/2014 tentang RTRWP yang mengakomodasi perubahan fungsi dan peruntukan kawasan hutan. Luas usulan perubahan tersebut mencapai 1.836.327 hektar (kurang lebih 1,8 juta hektar).
 

 
Perwakilan Majelis Rakyat Papua menilai bahwa substansi dari Peraturan Daerah tersebut tidaklah semata-mata untuk kepentingan pembanguan daerah Papua Barat, namun lebih jauh untuk mengakomodir kepentingan proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) sebagaimana dituangkan dalam Perturan Presiden Nomor 32 tahun 2011.

"Menurut hemat mereka, proyek ini akan sekaligus memberangus akses mereka terhadap lahan, dan mempreteli kedaulatan masyarakat adat atas tanah, karena lebih mengedepankan aspek ekonomi yag bersumber dari pertambangan, minyak dan gas," kata Budiman.

Masyarakat juga mendesak pemerintah kembali melakukan sosialisasi dan konsultasi publik kepada komunitas-komunitas masyarakat adat di Provinsi Papua Barat. Aspirasi yang sama juga akan mereka sampaikan kepada calon presiden terpilih Joko Widodo.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan Majelis Rakyat Papua yang hadir adalah Sirset Gwas Gwas, Daniel Mandacan, Abdul Solidim, Pietsau Amafnini, yang masing-masing berbicara menyampaikan aspirasinya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya