Berita

ilustrasi/net

Dunia

Warga Korsel Dilarang Bawa Bendera Korut di Asian Games

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 15:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan menegaskan larangan bagi warga negaranya untuk membawa bendera Korea Utara dalam pagelaran Asian Games.

Larangan itu sekaligus menegaskan isu kontroversial yang berkembang soal penggunaan bendera Korea Utara jelang pembukaan pesta olahraga terbesar di Asia itu yang akan digelar seminggu lagi itu.

"Warga Korea Selatan dilarang memeiliki bendera Korea Utara atau membawanya ke stadium," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Lim Byeong-cheol dalam konferensi persnya (Jumat, 12/9).


Yonhap mengabarkan, keputusan itu diambil setelah pemeirntah meninjau masalah tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari hubungan kedua Korea serta sentimen nasional yang berkembang di Korea Selatan.

Perlu diketahui, Asian Games yang digelar di kota pelabuhan Incheon Korea Selatan pada tanggal 19 September hingga 4 Oktober mendatang itu melibatkan 45 negara Asia, tak terkecuali Korea Utara.

Negara serumpun itu mengirimkan sebanyak 273 delegasinya ke Incheon untuk bertanding dalam sejumlah cabang olahraga.

Jelang perhelatan akbar itu, bendera dari 45 negara dikibarkan di sepanjang jalan di Incheon, termasuk bendera Korea Utara. Namun hal itu memicu protes dan kontroversi dari warga Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan kemudian menurunkan semua bendera negara peseta dan menggantinya dengan bendera Komite Olimpiade dan bendera Asian Games. Selain itu, ditegaskan juga soal larangan membawa bendera Korea Utara selama pesta olahraga digelar.

Namun demikian, Kementerian Unifikasi memastikan bahwa pengibaran bendera Korea Utara diijinkan di stadion dan wisma atlet. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya