Berita

Susilo Siswoutomo

Bisnis

Wamen ESDM Ngaku Dana Subsidi BBM Sedot Anggaran Infrastruktur

Apindo Usul Kenaikan Harga Bensin Rp 3.000 Per Liter
KAMIS, 11 SEPTEMBER 2014 | 08:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengatakan, saat ini masih terjadi ketimpangan subsidi BBM dengan anggaran infrastruktur. Akibatnya, pembangunan infrastruktur terkendala.

Susilo mengatakan, tahun depan pemerintah sudah menetapkan anggaran subsidi BBM mencapai Rp 291 triliun. Angka ini jauh lebih besar dibanding anggaran infrastruktur dalam lima tahun terakhir yang hanya Rp 200 triliun.

Selain itu, dia bilang, anggaran subsidi BBM lebih besar dibanding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang hanya mendapatkan anggaran Rp 1,7 trilliun per tahun dan anggaran Kementerian Pertanian sebesar Rp 15 triliun per tahun.


“Ini menyebabkan terjadinya ketimpangan,” kata Susilo saat diskusi pengalihan subsidi BBM untuk pembangunan infrastruktur transportasi dan ekonomi kreatif di Jakarta, kemarin.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, dengan terus melonjaknya anggaran subsidi BBM membuat pemerintah tidak bisa membangun lagi infrastruktur.

Karena itu, dia bilang, tidak ada jalan selain menaikkan harga BBM subsidi. Dia berharap, hasil dari kenaikan harga digunakan untuk pengembangan infrastruktur dalam negeri. Selain infrastruktur, sumber daya manusia dan pendidikan juga harus diperbaiki. Apalagi, sebentar lagi akan diberlakukan ASEAN Economic Community (AEC).

“Ini untuk mencegah agar Indonesia tidak hanya jadi pasar dari produk-produk negara ASEAN lainnya,” katanya.

Sofjan juga mengusulkan, kenaikan BBM subsidi sekitar Rp 3.000 per liter sekaligus dan tidak bertahap.

“Sekaligus saja kenaikannya, soal ribut terus ya sudah sekali saja nanti ributnya. Demo saja sekali, demo selesai,” ujarnya.

Dia juga mengklaim, kenaikan secara langsung tidak akan berdampak panjang pada ekonomi bangsa. Inflasi yang timbul tidak akan bertahan lama dan akan kembali normal. Justru jika kenaikan bertahap maka akan membuat inflasi berkepanjangan.

“Sekali kita terjadi inflasi, sudah itu normal lagi 3 hingga 6 bulan setelahnya. Kalau kita naikkan Rp 3.000 inflasinya 3 persen,” ucapnya.

Namun, dia memberi catatan kepada pemerintah. Menurut Sofjan, jika ingin menaikkan harga BBM subsidi maka konsep konversi BBM ke gas harus terus dijalankan. Terutama, untuk PLN yang saat ini masih menggunakan BBM. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya