Berita

jokowi dan prabowo/net

Politik

Pakar: Jokowi Harus Belajar Negarawan, Temui Prabowo

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 03:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebaiknya presiden terpilih Joko Widodo yang pertama menemui mantan calon presiden Prabowo Subianto untuk melakukan konsiliasi.

Sampai detik ini, pasca penetapan hasil pilpres oleh KPU 22 Juli lalu, Jokowi-Prabowo belum pernah bersua tatap muka. Jokowi-Prabowo terakhir pertemu di Istana Negara, Jakarta saat Presiden SBY mengundang mereka buka puasa bersama.

Sebelumnya Presiden SBY berharap agar Jokowi-Prabowo melakukan konsiliasi. Jokowi tidak harus terus menjaga jarak dengan Prabowo. Bagaimanapun, kata SBY, koalisi yang mendukung pencapresan Prabowo-Hatta yang lalu juga bagian dari kekuatan dan realitas politik.


"Adakan konsiliasi. Jika terjadi konsiliasi, saling menyapa, akan damai dan teduh politik ini. Kalau politik teduh, akan damai pula dalam menjalankan kebijakan. Itulah politik, itulah real politik. Jangan ada istilah the winner takes all," ujar SBY beberapa waktu lalu.

Pakar strategi komunikasi LIPI Prof Rusdi Muchtar mengatakan, Jokowi sebagai pemenang pilpres, sebaiknya yang nyamperin Prabowo lebih awal.

"Sebaiknya Jokowi yang mulai. Jokowi harus belajar negarawan, menjadi inisiatif pertama," ujar Rusdi kepada redaksi, Senin (8/9).

Sebelumnya Rusdi Muchtar menyatakan, usulan Presiden SBY agar Jokowi-Prabowo melakukan konsiliasi, sangat bagus. Apabila Jokowi-Prabowo sudah bertemu dan saling sapa, suasana perpolitikan di tanah air akan mencair. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya