Berita

jamaah haji/net

Ini Solusi di Tengah Panjangnya Antrian Haji

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 02:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) kembali mendesak pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memoratorium permanen bagi keberangkatan calon jamaah yang sudah pernah melaksanakan ibadah haji.

Ketua Komnas Haj Mustolih Siradj menegatakan, Kemenag harus mengambil kebijakan tegas demi memberikan kesempatan bagi mereka yang belum pernah melakukan ibadah haji di tengah panjangnya antrian calon jamaah haji.

Jelas dia, Kemenag pada musim haji 2013 lalu meloloskan sebesar 1 persen jamaah haji yang sudah pernah melaksanakan ibadah haji.


"Ini tidak boleh terulang kembali," kata Mustolih seperti dilansir dari laman NU Online, Minggu siang (7/9)

Mustolih mengutip penelitian Ombudsman RI yang menyebutkan daftar tunggu keberangkatan calon jamaah haji sudah di atas sepuluh tahun. Artinya, apabila ada orang mendaftarkan dirinya pada tahun 2014, maka sepuluh tahun kemudian baru dapat berangkat ke tanah suci.

"Di wilayah Jabodetabek daftar tunggunya sudah 12 tahun, NTB 13 tahun, Sulawesi 21 tahun, dan Jawa Timur 15 tahun," ujar Mustolih, sambil menyayangkan lamanya daftar tunggu jamaah haji Indonesia.

Ia menambahkan, kalau tidak meberlakukan moratorium, Kemenag harus membuat jeda panjang sekurangnya 10 tahun bagi pendaftaran mereka yang sudah pergi haji.

"Selama Kemenag masih menerima pendaftaran bagi mereka yang sudah berangkat haji, maka kesempatan orang yang belum pernah naik haji terhalang," demikian Mustolih. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya