Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pria Ini Tuntut Cerai Karena Tak Sanggup Puaskan Istri di Ranjang

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria di India memohon hakim untuk menyelesaikan proses perceraiannya karena sudah tidak sanggup hidup bersama dengan istrinya yang ia nilai memiliki hasrat seksual yang berlebihan dan tidak pernah puas.

Pria yang mengajukan perceraiannya ke persidangan di Mumbai itu menyebut bahwa ia merasa dilecehkan sejak menikah pada April 2012 lalu karena istrinya menuntut untuk terus melakukan hubungan seksual. Ia menyebut, pasangannya gila akan seks dan sering memaksanya melakukan hubungan seksual yang tidak wajar.

Menurut Daily Mail (Jumat, 5/9), di persidangan, pria itu mengaku bahwa tiap kali ia menolak permintaan untuk berhubungan seks, maka sang istri akan menganiayanya hingga akhirnya ia mengalah. Ia juga menyebut bahwa istrtinya kerap kali mencekokinya obat atau memaksanya meminum alkohol demi meningkatkan gairah seksualnya.


Bukan hanya itu, kata pria itu, sang istri kerap kali mengancam bahwa bila dirinya tidak bisa terpuaskan, maka ia akan mencari kepuasan di tempat lain.

Dalam persidanggan juga dipaparkan sejumlah bukti atas tuduhan yang dilontarkan pria itu. Disebutkan bahwa pada Desember 2012 lalu, pria itu pernah dirawat di rumah sakit akibat mengalami sakit di bagian perut. Namun istrinya justru pergi ke rumah saudaranya dan baru kembali dua minggu kemudian. Pada saat itu, sang istri disebut kerap memaksa berhubungan seksual kendati dokter telah menyebut bahwa pria itu masih dalam masa pemulihan dan harus menghindari kontak fisik semacam itu selama beberapa waktu.

Hal serupa juga terjadi pada Oktober 2013, ketika pria itu menjalani operasi usus buntu. Ia menyebut, pada saat itu sitrinya masih bersikeras untuk melakukan hubungan seksual padahal pria itu masih berjuang untuk pulih.

Istrinya pernah diminta untuk memeriksakan diri ke psikiater, namun menolak dan justru balik mengancamnya.

Pria itu menyebut bahwa kesehatannya terganggu akibat kelelahan dan kurang istirahat demi memenuhi tuntutan istrinya. Ia mengaku bahwa ia khawatir kesehatannya semakin memburuk ke depannya bila terus mempertahankan pernikahan itu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya