Berita

steven sotloff/net

Dunia

Tangis Haru Pecah di Peringatan Kematian Sang Jurnalis

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan keluarga serta kerabat tak dapat menahan haru ketika menggelar upacara peringatan atas tewasnya jurnalis Amerika Serikat yang tewas di tangan kelompok militan ISIS Steven Sotloff di Temple Beth Am di Pinecrest pada Jumat (5/9).

Keharuan semakin terasa ketika dibacakan juga sebuah surat yang pernah dikirimkan Sotloff secara diam-diam ketika ia masih dalam penculikan.

"Setiap orang memiliki dua hidup. Hidup kedua mulai ketika anda meyakini bahwa anda hanya memiliki satu (kehidupan)," kata Sotloff salam surat yang dibacakan itu.


"Saling berpelukanlah setiap hari. Harap diketahui, saya baik-baik saja. Hidupkan hidup kalian dengan sepenuhnya doa agar bahagia," sambungnya.

Ibunda Sotloff, Shirley Sotloff mengaku bangga dengan upaya anaknya untuk menghidupkan mimpinya hingga hidupnya terpaksa berakhir dengan cara barbar di tangan kelompok militan ISIS.

"Saya mungkin tidak memilikinya secara fisik. Tapi saya akan selalu memilikinya di dalam hati saya," sebutnya dikutip CNN.

Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 900 orang itu juga turut hadir Gubernur Florida Rick Scott dan Senator Amerika Serikat Marco Rubio, serta mantan Guberur Florida Charlie Crist.

Diketahui, Sotloff yang diculik di Suriah ketika melakukan peliputan pada Agustus 2013 lalu itu dieksekusi mati oleh ISIS dalam sebuah tayangan video yang beredar awal pekan ini. Video yang dimaksudkan untuk memberi ancaman bagi Amerika Serikat atas keterlibatannya membantu pasukan Irak memerangi ISIS itu merupakan video kedua yang dirlis.

Video pertama dirilis dua pekan sebelumnya di mana mililtan ISIS juga melakukan aksi serupa kepada jurnalis Amerika Serikat, James Foley. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya