Berita

Muhaimin Iskandar

Wawancara

WAWANCARA

Muhaimin Iskandar: Seminggu Sebelum Pelantikan DPR Saya Mundur Dari Menakertrans

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2014 | 10:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Muhaimin Iskandar mengaku siap mundur dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) sebelum dilantik menjadi anggota DPR, 1 Oktober mendatang.

“Insya Allah seminggu sebelum pelantikan, saya sudah mundur. Saat ini semuanya masih dalam proses,’’ujar Muhaimin Iskandar, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/9).

Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, tidak mundur sekarang ini karena ingin menuntaskan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015.


“Saya tuntaskan memo 100 hari terakhir. Kita tuntaskan kaitannya dengan G-20, negara-negara maju. Sebelum dilantik, saya harus menyerahkan mandat ini kepada Presiden,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Kenapa lebih memilih menjadi anggota DPR ketimbang menuntaskan tugas sebagai menteri?
Bukannya lebih memilih salah satu. Tapi memang periode menjadi Menakertrans dalam kabinet saat ini mau habis, tinggal 20 hari saja saat pelantikan anggota DPR.

Seandainya diminta menjadi menteri dalam kabinet Jokowi, Anda siap?
Saya belum bisa memberikan jawaban. Karena  saya juga belum tahu akan menjadi menteri atau tidak. Nanti kita lihat saja perkembangannya.

Bukankah kemungkinan besar jadi menteri lagi?
Belum tahu, itu tergantung presiden terpilih Jokowi.

PDI Perjuangan mengimbau yang jadi menteri harus melepas  jabatan di parpol, ini bagaimana?
Saya sudah bertemu dengan Jokowi dan PDI Perjuangan. Beliau ingin kabinet nanti merupakan kabinet kerja dan menjunjung kebersamaan di dalam menjalankan pemerintah. Pada prinsipnya, siapapun yang jadi menteri harus melepaskan jabatan partai.

Jokowi menyatakan sudah ada 34 kementerian, apa sudah ditawari?
Sampai saat ini kami belum pernah diajak bicara menyangkut posisi menteri. Pembicaraan baru pada tahap struktur kabinet dan pengendalian APBN agar tak defisit karena subsidi besar. Tapi, sebetulnya orang yang akan duduk di kabinet adalah orang pilihan presiden.

Jika kader PKB diminta jadi menteri,  apa sudah dipersiapkan?
Belum ada. Tunggu nanti saja jika memang ada yang diminta. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya