Berita

foto:net

Politik

Pilkada Langsung Hanya Hasilkan Pemimpin Populer

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 13:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kemungkinan besar usulan pemerintah mengenai pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dipilih oleh DPRD akan segera terealiasasi. Pasalnya, meski saat ini belum ada keputusan resmi, ada indikasi bahwa beberapa fraksi yang menyetujui usulan tersebut mempunyai kekuatan parlemen yang sangat kuat.

Demikian disampaikan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman kepada redaksi dalam keterangan tertulisnya sesaat lalu, Kamis (4/9).

“Saat ini ada beberapa fraksi yang telah menyetujui usulan dari pemerintah yaitu Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Gerindra, sementara fraksi PKB hanya setuju pemilihan oleh DPRD hanya untuk tingkat bupati/walikota. Sedangkan yang menolak untuk diadakan Pilkada oleh DPRD adalah fraksi PDIP, PKS dan Hanura,” ujar Jajat.


Jajat menilai, dengan didukung kekuatan jumlah parlemen yang kuat saat ini, seandainya menjelang putusan akhir belum ada kesepakatan antar semua fraksi, maka akan diambil keputusan melalui voting, jika hal itu terjadi maka sudah dapat dipastikan usulan dari pemerintah tersebut akan dikabulkan.

Menurut Jajat, Pilkada melalui pemilihan langsung selain menghabiskan dana yang besar, hanya menghasilkan pemimpin daerah yang populer bukan pemimpin yang benar–benar mempunyai kriteria yang teruji. Dan kelebihan dari Pilkada yang dipilih DPRD akan mendapat dukungan parlemen sehingga akan memudahkan segala proses kelanjutan berbagai program yang di usulkan.

“Pilkada melalui DPRD akan memberikan pendidikan politik bagi masyarakat betapa pentingnya sebuah pemilihan umum. Pasalnya, dengan pemilihan kepala daerah melalui DPRD masyarakat akan dituntut pentingnya mengenal siapa dan bagaimana para calon wakilnya yang akan duduk di DPR maupun DPRD yang akan mewakili suaranya di parlemen,” demikian Jajat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya