Berita

ilustrasi

Bisnis

Hipmi Minta Kebijakan BBM Subsidi Tak Diayun-ayun Oleh Pemerintah

Kenaikan Harga Tak Jamin Kuota Tidak Jebol
KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 09:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan, kenaikan harga BBM subsidi tidak menjamin kuota tidak terlampaui.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, meski harga BBM naik dan kemudian kuotanya jebol, tetap tidak bisa ditambah. Lagi pula BBM bersubsidi merupakan barang yang bersifat inelastis.

“Misalnya, sekarang harga beras naik lalu masyarakat kan tidak mungkin berhenti makan nasi. Apapun yang terjadi konsumen tetap membutuhkan itu,” jelasnya.


Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Norsaman Sommeng mengatakan, meski banyak kritikan, pihaknya tetap akan melanjutkan pengendalian BBM subsidi.

“Tetap berlaku, tidak akan dicabut. Aturan tersebut berlaku sampai 31 Desember 2014,” tegasnya.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Raja Sapta Oktohari meminta pemerintah tegas mengambil kebijakan tentang BBM bersubsidi.

“Masalah subsidi BBM sudah lama membebani APBN. Kebijakan ini tidak bisa diayun-ayun terus. Pemerintah harus tegas, jangan terus menciptakan kepanikan di masyarakat,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Okto mengatakan, subsidi energi sudah mencapai rekor Rp 350 triliun. Jumlahnya mencapai sekitar 21 persen dari total anggaran pemerintah atau sekitar 3,4 persen dari produk domestik bruto.

Menurut dia, pemerintah harus segera melakukan perubahan harga BBM bersubsidi. Sebab, dengan memangkas subsidi BBM bisa memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Memang ada risiko jika pemerintah menaikkan harga jual BBM bersubsidi. Di antaranya kenaikan inflasi hingga kenaikan angka kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan menyiapkan jaring pengaman sosial yang meringankan beban hidup masyarakat.

“Social safety net sangat diperlukan untuk menjaga rasio atas kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin. Memang tidak akan mudah mengangkat kelompok miskin seketika, tetapi harus dengan peningkatan fasilitas umum, jaminan kesehatan dan pendidikan,” terangnya.

Dari sisi politis, lanjut Okto, menaikkan harga jual BBM memang bukan kebijakan yang populis. Namun, agar masalah BBM subsidi tidak lagi menjadi masalah klasik, pemerintah harus berani mengambil kebijakan yang sangat drastis.

“Hipmi yakin dengan kebijakan memangkas subsidi BBM akan memberikan multiplier effect bagi banyak hal,” ungkapnya. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya