Berita

helmy faishal/net

Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Paling Buruk Serap Anggaran

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 08:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga Agustus 2014, serapan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) bidang infrastruktur masih sangat rendah, bahkan di bawah 20 persen.

Kondisi ini, kata anggota Komisi V dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia, bisa mengganggu pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur. Dan menurut Yudi, salah satu kementerian yang memiliki kinerja penyerapan anggaran terburuk adalah Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) di bawah Menteri H elmy Faishal Zaini.

Kata Yudi lagi, beberapa saat lalu (Kamis, 4/9), dari laporan empat kementerian dan empat lembaga yang menjadi mitra kerja komisi, hanya kementerian Perumahan Rakyat  (Kemenpera) dan Basarnas yang penyerapannya sudah lebih dari 50 persen dari pagu anggaran mereka. Sisanya, masih sangat rendah.


"Bahkan serapan anggaran di KPDT hanya 10,99 persen. Padahal ini sudah akhir kuartal ketiga tahun anggaran," kata Yudi.

Rendanya penyerapan ini, kata Yudi,  akan berdampak pada keterlambatan pembangunan infrastruktur dan  bisa berakibat pada rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya