Berita

Bisnis

Garap Rusia, Korea dan Jepang, Aset BNI Tokyo Terus Melejit

SELASA, 02 SEPTEMBER 2014 | 18:47 WIB | LAPORAN:

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Tokyo, Jepang, mampu meningkatkan aset yang dikelola dalam bisnis perbankan yang difokuskan pada tiga lini bisnis, yaitu perbankan ritel (Retail Banking), jasa perbankan bagi pebisnis (Business Banking) dan layanan Transactional Banking for Financial Institution.

Dengan fokus ketiga lini bisnis tersebut, BNI Cabang Tokyo mencatat pertumbuhan aset yang signifikan, dari 33 miliar Yen sepanjang tahun 2013 meningkat hingga 54 miliar Yen dalam delapan bulan pertama tahun 2014.

Pemimpin BNI Cabang Tokyo, Afien Yuni Yahya, mengatakan, sebagai satu-satunya  bank komersial yang berasal dari Indonesia yang beroperasi di Jepang, salah satu fokus layanan  BNI Tokyo pada lini bisnis Retail Banking adalah kiriman uang dalam mata uang rupiah dari Jepang ke Indonesia (Express Transfer).


BNI menjadikan layanan pengiriman uang sebagai fokus karena potensi pasar yang meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan Jepang pada tenaga kerja asing akan mencapai 1 juta orang hingga tahun 2025.

"Guna menjawab tantangan tersebut, BNI Tokyo  terus berupaya memperbaiki layanan kiriman uang dari Jepang ke Indonesia dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang dicapai counterpart kami, perbankan Jepang. Kerja sama dengan lembaga yang mengelola Kenshusei (pekerja magang yang berada di Jepang) akan terus dikembangkan memperluas cakupan pelayanan kami," kata Afien di Tokyo, Selasa (2/9).

Adapun pada lini bisnis Business Banking, BNI Tokyo ingin berperan lebih besar lagi dalam membangun jembatan bisnis antara Indonesia dan Jepang. BNI berupaya melayani perusahaan Jepang dalam hal pinjaman sindikasi, pinjaman proyek trade finance dan pinjaman SBLC untuk pembiayaan proyek di Indonesia.

Dengan dibukanya kantor sub-branch Osaka, BNI secara intensif menggarap peluang bisnis dari kawasan tengah dan barat Jepang yang merupakan pusat industrialisasi Jepang.

"Sementara untuk lini bisnis transactional banking for financial institutions, BNI Tokyo menyiapkan layanan Yen nostro services dan LC advising and renegotiating," kata Afien.

Wilayah kerja BNI Tokyo meliputi Rusia, Korea dan Jepang. BNI Tokyo merupakan salah satu channel dari BNI yang berada di Jepang dan menjadi salah satu pilar sangat strategis bagi BNI menjembatani bisnis antara Jepang dan Indonesia. Hal ini direalisasikan dengan membangun aliansi strategis dengan Japan Regional Bank dan institusi ternama di Jepang memfasilitasi para investor Jepang yang berencana berinvestasi ke Indonesia.

"Kami bangga sebagai salah satu pilar yang memberikan kontribusi kepada  BNI yang dianugerahi The  Best International Banking Division of the Year 2014 in South Asia oleh Alpha South East Asia baru-baru ini," imbuhnya.

Di samping berfungsi sebagai bank komersial yang menjalankan roda bisnis mendapatkan laba, BNI Tokyo aktif dalam kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan pemberdayaan WNI, misalnya pelatihan literasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, Corporate Community Responsibility (CCR) yang ditujukan memajukan pendidikan putra-putri Indonesia yang menempuh pendidikan di Jepang, mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya