Berita

anas urbaningrum/net

Hukum

Dakwaan TPPU Jaksa KPK Soal Rumah Anas Terpatahkan

SELASA, 02 SEPTEMBER 2014 | 00:38 WIB | LAPORAN:

. Satu lagi dakwaan Jaksa KPK terpatahkan. Dakwaan itu tentang pembelian rumah milik terdakwa Anas Urbaningrum di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Rumah itu dibeli pasca berlangsungnya Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu.

Dalam dakwaan Jaksa KPK melakukan penyitaan terhadap rumah itu karena diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Anas. Rumah tersebut dikatakan dibeli menggunakan kantong dana Anas. Ada Muhamm Nazaruddin (Bendum Partai Demokrat) dan PT Grup Permai.

"Saya yakin itu (dibelikan) Ayung. Karena bareng sama saya. Dan saya siap pertanggung jawabkan dunia akhirat," terang saksi Carell Ticualu saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (1/9) malam.


Pernyataan tersebut dilontarkan Carell setelah ditanya langsung oleh terdakwa Anas.

"Bukan dari Nazar?" tanya Anas lagi.

"Saya gak tahu. Karena saya gak tahu Nazar juga ngasih-ngasih gitu," timpal Carell.

Adapun Anas mengaku memang sengaja menanyakan hal itu ke Carell agar fakta yang sebenarnya terjadi bisa terungkap dalam persidangan.

"Kenapa saya tanyakan itu, karena rumah itu disita, didakwa sebagai TPPU, katanya rumah itu dibeli dari Nazar dan sisa uang di kongres. kenapa saya tanyakan ke saksi karena saudara saksi fakta dari awal. Sehingga jelas duduk perkara dari rumah itu," tandas Anas.

Sebelumnya Carrel Ticualu selaku orang dekat almarhum Tan Harry Tantono alias Ayung, mengatakan, Ayung yang membantu Anas untuk membeli tanah dan rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Rumah itu diketahui saat ini merupakan markas ormas besutan Anas, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) pasca lengser dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya