Berita

Usul Pembentukan Kementerian Pembaruan Desa dan Agraria Menguat

SENIN, 01 SEPTEMBER 2014 | 21:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu persoalan mendasar yang harus diselesaikan pemerintahan Jokowi-JK adalah masalah agraria di wilayah perdesaan. Untuk mengatasi persoalan ini keberadaan Kementerian Pembaruan Pedesaan dan Agraria sangat diperlukan.

"Masalah agraria pondasi sebuah bangsa. Dan bangsa ini sekarang belum juga menyelesaikannya. Karena itu sesuai dengan revolusi mental, harus ada terobosan untuk menjalankannya. Penyelesaian reforma agraria akan mengukuhkan nation builiding," ujar peneliti dan pakar agraria, Bonnie Setiawan, dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Senin, 1/8).

Usulan pembentukan Kementerian Pembaruan Desa dan Agraria menguat beberapa hari terakhir. Selain disampaikan Bonnie, suara mengenai pentingnya kementerian khusus yang menangani masalah perdesaan dan agraria banyak disampaikan banyak kalangan.


Ketua APDESI, Ipin Arifin, misalnya juga mendesak agar Jokowi membentuk kementerian perdesaan dan agraria. Menurutnya desa merupakan bagian yang sangat penting untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara.

"Desa memiliki sumber potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang perlu dikelola dan diurus dengan baik," katanya.

Sedangkan Ketua Umum Gerakan Desa Bangkit, Idham Arsyad bahwa komitmen Presiden terpilih Joko Widodo terhadap desa sudah sangat jelas. Hal ini tercermin dengan tegas dalam visi-misinya dan terus dijanjikan pada masa kampanye. Saat ini juga, rumah transisi sedang mempersiapkan agenda 100 hari, 1 tahun dan 5 tahun yang akan dilakukan oleh pemerintahan ke depan, dan salah satunya adalah membahas masalah pembangunan perdesaan.

"Saya kira ekspetasi dari akademisi, pakar, gerakan sosial dan penyelenggara pemerintahan desa bahwa Presiden Jokowi dapat melakukan perubahan dan perbaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia salah satunya tercermin dari komitmen untuk membentuk kementerian desa," katanya.

"Dengan semangat desa membangun saya kira cita-cita kemandirian dan kedaulatan dapat kita wujudkan," demikian Idham.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya