Berita

jusuf kalla/net

Meski Dijegal, Jokowi-JK Tetap Akan Naikkan Harga BBM

SENIN, 01 SEPTEMBER 2014 | 05:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden dan wapres terpilih Jokowi-JK memastikan akan tetap menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski akan adanya isu penjegalan dari anggota DPR.

”Sudah pasti akan kami naikan, walaupun nanti akan banyak penentangan. Toh ini semua demi kepentingan masyarakat juga, ” kata JK kepada wartawan usai memberikan materi dalam acara 'Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan' di Pondok Pesantren Al-Hikam, Beji, Depok, Minggu (31/8).

Kenaikan harga itu dilakukan guna mengantisipasi kebocoran anggaran APBN dalam menjalankan program subsidi silang bagi masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran.
 

 
JK mengatakan, ketetapan kenaikan harga BBM jalan satu-satunya yang terbaik agar defisit anggaran bisa ditekan dan dialihkan ke sektor yang lebih berguna. Selain itu, juga untuk mendidik masyarakat ekonomi menengah keatas agar mengetahui aturan peruntukan subsidi tersebut sesuai dengan program yang dilakukan pemerintah dalam membantu mengentaskan kemiskinan.

Menurutnya, isu penjegalan dari DPRD-RI akan indikasi kenaikan BBM itu tidak akan berpengaruh sama sekali kepada pemerintah.

”Tidak akan dijegal oleh DPR-RI, soalnya sistem pemerintahan negara kita presidensil. Sudah jelas pelaksanaannya itu mengacu pada pemborosan APBN. Jika memang ditolak siapa yang mau bertanggungjawab akan kelangkaan BBM, DPR-RI saja juga belum tentu mau. Masyarakat juga akan mengerti dengan sendirinya keputusan kenaikan BBM yang akan kami tempuh nanti,” ujar mantan Wakil Presiden periode 2004-2009 itu.

Disinggung mengenai banyak soal isu penjegalan itu, JK tidak mau berkomentar lebih banyak. Bahkan, ditanya mengenai jumlah besaran kenaikan BBM yang akan mereka lakukan, JK menyatakan, masih dalam tahap pembahasan.

“Ini belum dibicarakan, kami kan belum diperintahan apalagi belum dilantik pula. Jika sudah nanti akan kami putuskan dan diinformasikan kepada masyarakat. Bagaimana mau menentukan besaran kenaikan jika masih dalam tahap pembahasan saja,” ungkapnya seperti dilansir dari JPNN. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya