Berita

ilustrasi/net

Dunia

Serum Rahasia Terbuki Ampuh Bantu Kera Bertahan dari Ebola

SABTU, 30 AGUSTUS 2014 | 11:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Obat eksperimental ZMapp terbukti 100 persen ampuh bekerja pada penanganan kasus Ebola yang menginfeksi kera.

Para peneliti yang terlibat dalam penelitian obat eksperimental itu menyebut, pembuktian itu merupakan satu langkah maju yang sangat penting bagi penanganan wabah yang tengah merebak di kawasan Afrika Barat.

ZMapp sendiri dijuluki sebagao "serum rahasia" karena masih dalam tahap percobaan pengembangan dan belum ada data publik yang menunjukkan efektivitas obat tersebut. Penggunaan obat ekperimental itu telah mendapat persetujuan dari badna kesehatan dunia WHO demi menangani wabah yang telah menewaskan lebih dari 1.500 orang sejak mulai merebak di Guinea.


Para peneliti menyelidiki berbagai kombinasi antibodi atau kekebalan tubuh yang membantu menghalau masuknya virus Ebola. Kombinasi itu kemudian diujicobakan dan menunjukkan efektivitas pada hewan percobaan.

Ketika diujicobakan kepada 18 kera yang terinveksi Ebola, 100 persen terbukti dapat bertahan hidup.

Salah satu peneliti, Dr Gary Kobinger dari Badan Kesehatan Masyarakat Kanada mengatakan, pembuktian tersebut adalah langkah besar dari kombinasi antibodi sebelumnya.

"Apa yang sangat luar biasa adalah bahwa kita bisa menyelamatkan beberapa hewan yang memiliki penyakit parah," jelasnya dikutip BBC (Jumat, 29/8).

Namun persediaan obat eksperimental yang masih terbatas itu diperkirakan belum dapat menjangkau sekitar 20 ribu orang yang terinveksi Ebola di Afrika Barat. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya