Berita

Abhisit Vejjajiva/net

Dunia

Pengadilan Hentikan Kasus Pembunuhan yang Jerat Mantan PM Thailand

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 16:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Thailand menghentikan kasus pembunuhan yang menjerat nama mantan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva beserta wakilnya pada saat itu Suthep Thaugsuban.

Para hakim Pengadilan Pidana Thailand pada Kamis (28/8) menyebut, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menangani kasus tersebut. Pasalnya, keduanya tengah memegang jabatan politik ketika mengeluarkan perintah.

Dikabarkan ABC News, mereka sebelumnya diduga berperan dalam memerintahkan pembunuhan dalam demonstrasi anti pemerintahan yang terjadi pada tahun 2010 lalu. Dalam demonstrasi yang didukung oleh mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, ada lebih dari 90 orang yang tewas, sebagian besar merupakan warga sipil.


Setelah lengser dari jabatannya, Abhisit dijerat dengan tuduhan pembunahan itu di bawah pemerintahan Perdana Menteri yang baru, Yingluck Shinawatra.

Namun tiga bulan pasca Yingluck lengser dari jabatannya, dan pemerintahan diambil alih oleh jenderal militer Prayuth Chan-ocha, Abhisit dan Suthep dibebaskan dari jeratan hukum itu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya