Berita

Husni Kamil Manik

Wawancara

WAWANCARA

Husni Kamil Manik: Pansus Pilpres Kan Baru Wacana Kita Lihat Saja Perkembangannya

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 08:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Meski layu sebelum berkembang, ide pembentukan Panitia Khusus Pemilu Presiden (Pansus) Pilpres 2014 tetap disorot sejumlah kalangan. Ada yang menilai ini makar.

Sebab, setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sengketa pilpres, maka pesta demokrasi lima tahunan itu sudah selesai.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengatakan, pihaknya tidak mau mengomentari sebelum pansus tersebut resmi terbentuk.


“Saya tidak mau menanggapi terlebih dahulu. Karena pansusnya belum terbentuk,’’ kata Husni Kamil Manik di Gedung DPR, Jakarta.

Seperti diketahui, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, pihaknya berencana membentuk Pansus Pilpres untuk memperbaiki sistem demokrasi di negeri ini.

Pihaknya menepis isu yang menyebut wacana pembentukan Pansus Pilpres di DPR itu dinilai upaya makar. Pansus ini tak ada hubungannya dengan makar.

Husni Kamil Manik selanjutnya mengatakan, kalau nanti Pansus Pilpres sudah terbentuk dan berjalan, pihaknya baru akan memberikan komentar. ‘’Di  situ nanti kami menanggapi pansus tersebut,’’ katanya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Komentar Anda hanya seperti itu?
Pansus Pilpres itu kan baru wacana yang mengemuka di DPR. Kita lihat saja bagaimana nantinya.

KPU siap memberi penjelasan?
KPU siap menjelaskan berbagai hal yang diperlukan. Jika nantinya Komisi II DPR masih perlu penjelasan lagi, maka KPU siap memberikan penjelasan soal seluruh proses tahapan pemilu yang telah dirampungkan. Termasuk hal-hal lain, yang sebabkan ketidakpuasan atas proses pemilu.

Berapa anggaran saat pilpres lalu?
Anggaran pilpres untuk putaran pertama diplot Rp 4 triliun. Lalu untuk putaran kedua disiapkan sebanyak Rp 3,9 triliun. Dari Rp 3,9 triliun itu sebanyak Rp 2,9 triliun sudah ditarik oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kenapa ditarik?
Anggaran tersebut ditarik karena tidak ada putaran kedua setelah putusan MK. Ini karena pertimbangan kebijakan pengelolaan keuangan negara

Anggaran Rp 4 triliun itu habis?
Anggarannya tidak habis semua. Saya belum melihat data-datanya. Karena anggaran tahun ini masih berjalan. Semoga saja ada penyerapan, sehingga anggaran tersebut bisa digunakan dengan baik.

Berapa sisa anggaran itu?
Saya belum tahu sisa dananya secara spesifik karena anggaran tahun ini masih berjalan.

Sisa anggaran itu untuk apa?
Kalau KPU membutuhkan, berarti kami akan memajukan anggaran kepada Kemenkeu. Kalau tidak dibutuhkan, maka semua anggaran negara itu ada di kas negara.

Soal pencoretan dua kader Golkar, apa komentar Anda?
Suratnya sudah ada di tangan KPU sekitar 2 minggu lalu. Saat ini sedang diproses. Tunggu saja perkembangannya.

Apa KPU akan menyetujui?
Ya, sedang diproses. Ya namanya proses itu kan bisa ya, dan bisa juga tidak.

Apa sudah ada mekanisme mengenai penggantinya?

Belum ada. Masih dalam proses. Tunggu saja ya. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya