Berita

Raja Sapta Oktohari

Olahraga

PB ISSI Ingin Segera Dilantik KONI

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

KONI Pusat diimbau tidak usah mengambilalih kepengurusan Pengurus besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) dan membentuk caretaker untuk menggelar Munaslub akhir Agustus. Organisasi itu, cukup mensahkan kepengurusan PB ISSI Versi Raja Sapta Oktohari demi kemajuan balap sepeda.

“Kalau caretaker yang dibentuk KONI Pusat menggelar Munaslub, kami akan tawarkan kepada mereka bagaimana kalau kepengurusan ini yang disahkan?

Dengan demikian, kami bisa diakui secara sah, dan KONI tidak perlu buang-buang waktu dan biaya,” ujar Ketua Umum PB ISSI versi Munaslub Santika, Raja Sapta Oktohari saat dihubungi di Jakarta, kemarin.


Okto mengungkapkan hal itu setelah melihat adanya kemungkinan KONI Pusat bakal mengambil alih PB ISSI dan membentuk karteker. Hal itu dilakukan karena PB ISSI pimpinan Edmond Simorangkir diprediksi tak mampu menyelesaikan persoalan di internalnya hingga 30 Agustus mendatang.

Pemilik Event Organizer Mahkota Production ini berharap KONI segera merestui organisasinya dalam waktu dekat. Sebab dia sudah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan jumlah atlet dan jumlah perlombaan di tanah air. Namun hingga saat ini masih ada sedikit ganjalan karena induk cabang organisaasi balap sepeda itu lebih dari satu.

Tour de Indonesia

Menurut Okto, setelah vakum selama tiga tahun, Tour de Indonesia (TdI) akan dihidupkannya lagi. Namun, kali ini yang bakal menggelar ajang balap sepeda bergengsi di Tanah Air itu adalah PB ISSI pimpinan Raja Sapta Oktohari.

“Kami merencanakan untuk menggelar TdI secara nasional dan nanti dibagi beberapa seri. Sejauh ini yang sudah ada adalah turnamen lokal seperti Celebes Series, Sumatera Series dan Jawa Series. Sedangkan pertandingan-pertandingan yang bersifat nasional dan internasional masih langka. Kami berharap olahraga balap sepeda kembali berprestasi,” ujarnya.

Pekan lalu PB ISSI versi Raja Okto menggelar rakernas dihadiri 38 orang. Mereka perwakilan dari 19 pengprov ISSI yang ada di Indonesia. Salah satu pembahasan dalam raker adalah masalah TdI. Pihaknya berharap ajang balap sepeda tersebut bisa digelar pada tahun ini.

“Semua sudah dibicarakan di  forum Rakernas, termasuk teknis-teknisnya. Selain itu, kami mengevaluasi prestasi sepeda Indonesia, bagaimana caranya meningkatkan jumlah dan kualitas atlet, pelatih serta komisioner,” terangnya. ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya