Berita

dimyati natakusumah/net

Politik

PPP Konsisten dengan Koalisi Merah Putih

JUMAT, 22 AGUSTUS 2014 | 15:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak akan mudah dirayu jika diajak bergabung oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kita kan biasa dirayu, dan kita tidak mudah dirayu. Karenanya saya lebih condong kita berada di luar pemerintahan," kata Ketua DPP PPP Ahmad Dimyati Natakusuma di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (22/8).

Jelas dia, partai pimpinan Suryadharma Ali itu harus tetap konsisten berada dalam Koalisi Merah Putih yang dalam pilpres lalu mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.


"PPP ya tetap harus konsisten di koalisi Merah Putih sebagai penyeimbang," tegasnya.

Saat didesak soal kemungkinan PPP bergabung ke PDIP dalam menjalankan pemerintahan ke depan, Dimyati menilai kemungkinan bisa saja terjadi, tapi tidak sekarang ini.

"Ya bisa jadi, tergantung pemimpinnya (PPP) setelah Muktamar, setelah putusan Muktamar bukan pada forum sekarang-sekarang orang ke sana ke mari. PPP sudah konsisten hasil Mukernas PPP ada di koalisi Merah Putih," tegas pria yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI itu.

Seperti diberitakan JPPN, Dimyati yakin banyak kader menginginkan agar PPP berada di luar pemerintahan, jadi penyeimbang. Kalaupun ada kader PPP yang ingin berada di pemerintahan, jumlahnya hanya segelintir saja. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya