Berita

ilustrasi

Olahraga

Try Out Di Jepang Ajang Seleksi Akhir

Jelang Asian Games 2014
JUMAT, 22 AGUSTUS 2014 | 09:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sebagai bekal terakhir meng­hadapi para kompetitor di Asian Games XVII tim karate Indone­sia akan melakoni Try Out (TO) pa­da kejuaraan karate WKF Pre­mier League (WPL) di Okinawa, Jepang, pada 27-30 Agustus 2014.

Rencananya, tim karate yang akan diberangkatkan 10 karate­ka. Hasil TO di Okinawa ini ba­kal dijadikan patokan PB Forki me­mantau kekuatan para atlet­nya, sekaligus  ajang penyari­ng­an. Karena atlet yang bakal di­be­rangkatkan menuju Asian Ga­mes nanti sebanyak delapan orang maka sepulangnya dari Ok­inawa ada dua orang yang ter­eleminasi.

Diantara 10 karateka yang di­berangkatkan, pelauang meraih medali di Jepang berada di no­mor kumite (pertarungan). Umar Syarief dan Jintar Simanjuntak nan­tinya yang akan  menjadi an­dalan terdepan di nomor ini.


Sementara di nomor kata (ju­rus) dianggap sulit mendapat me­dali mengingat tuan rumah ada­lah lawan berat bagi Indonesia.

Manajer pelatnas karate, Del­finus Rumahorbo menjelaskan, pada persiapan menjelang Asian Games ini celah karateka Indo­nesia semakin terlihat.

“Hasil evaluasi itu tidak per­nah sama, antara latihan dan ber­tan­ding itu selalu beda. Ketika la­tihan teknik sudah bagus, tapi kalau lagi bertanding kelihatan masih ada yang kurang. Ini kami harus perbaiki setiap gerakan,” ka­tanya kepada Rakyat Merdeka, belum lama ini.

Delfinus melihat karateka In­donesia masih belum bisa tampil lepas. Karenanya hal tersebut harus segera diatasi karena PB FORKI telah memasang target satu medali emas.

Selain berbekal dari TO cara la­tihan yang makin sering dila­kukan dengan memperbanyak si­mulasi melawan atlet non pe­latnas. Tujuan utamanya agar para karateka mampu merasakan suasana bertanding. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya