Berita

prabowo subianto/net

Semakin Elegan Bila Prabowo Jadi Oposisi Kritis

JUMAT, 22 AGUSTUS 2014 | 08:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kemenangan dan kekalahan dalam demokrasi adalah hal biasa. Karena itu, sudah seharusnya Prabowo-Hatta memberikan pembelajaran politik yang cerdas dengan menerima kekalahan.

Demikian disamapaikan pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 22/8).

Menurut Ari, yang juga pengajar Program Pascasarjana di UI, Universitas Diponegoro, Universitas Persada Indonesia YAI dan Universitas Dr Soetomo ini, akan semakin elegan dan menjadi investasi politik di 2019 jika Prabowo dan koalisi Merah Putih menjadi oposisi kritis.


"Menjadi kekuatan penyeimbang juga sangat diperlukan untuk mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK," ungkap Ari.

Ari berharap, Jokowi-JK tak dibiarkan menjadi kekuatan tanpa celah. Dan Prabowo akan dikenang sebagai pejuang demokrasi jika menampilkan gaya santun dalam politik.

"Dan rakyat sekarang menunggu sikap legowo Prabowo," demikian Ari Junaedi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya