Berita

ilustrasi/net

SUKSESI PDIP

Faksi Lama di Tubuh PDIP Dikabarkan Kembali Hidup dan Menguat

KAMIS, 21 AGUSTUS 2014 | 10:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan, yang semula bernama PDI, merupakan partai hasil fusi di era Orde Baru.

Partai-partai itu adalah Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik.

Selama dipimpin Megawati, hampir bisa dikatakan, faksionalisasi berdasarkan partai itu nyaris tidak ada. Megawati muncul sebagai sosok pemersatu partai, dan semua tokoh-tokoh partai asal itu menghormati sosok Mega sebagai ketua umum.


Tahun depan, 2015, PDI Perjuangan akan menggelar Kongres. Kongres ini dinilai sangat penting karena menetukan perjalanan masa depan PDI Perjuangan, yang kini menjadi partai pemerintah.

Kongres ini juga sangat menentukan, karena ada sementara elemen di internal partai yang menghendaki agar Megawati tidak lagi menjadi ketua umun. Megawati dinilai cukup berperan sebagai tokoh yang menjaga soliditas partai saja, tanpa terlibat lagi dalam aktivitas keseharian partai.

Sejalan dengan kondisi seperti ini, sementara pihak menilai, faksionalisasi di tubuh PDI perjuangan sudah kembali hidup, menguat dan mengkristal. Maka dipercaya, Kongres PDI Perjuangan 2015 bukan semata soal memilih Puan Maharani atau Prananda, melainkan juga soal eksistensi unsur lama. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya