Berita

joko widodo/net

Politik

Pengamat Politik: Jokowi Sudah Ditinggalkan Pemilihnya

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 14:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pendukung Jokowi-JK akan berpindah pilihan ke Prabowo-Hatta jika dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) Pilpres 2014. Besok, Mahkamah Konstitusi (MK) akan membaca putusan sengketa pilpres.

Pengamat politik Jajat Nurjaman mengatakan, pembentukan Tim Transisi menjadikan bebrapa faktor berpindahnya pendukung Jokowi-JK ke pasangan Prabowo-Hatta.

Pertama, penunjukan Ketua Tim Transisi Rini M Soemarno yang merupakan loyalis Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Rini M Soemarno sendiri pernah diduga terlibat kasus dugaan Korupsi penerbitan SKL (Surat Keterangan Lunas) BLBI serta pembelian pesawat Sukhoi yang pada saat itu Rini menjabat Presdir Astra Internasional hingga di sebutkan oleh DPR sebagai pelanggaran UU pertahanan dan UU APBN.


Kedua, penunjukan Hendro Priyono yang dianggap bermasalah karena diduga telah melakuakn pelanggaran HAM insiden Talangsari III Lampung dan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said pada 7 Semptember 2004 ketika menjabat sebagai kepala Badan Intelejen Negara (BIN).

Ketiga, Janji Jokowi yang kerap kali diingkari oleh Jokowi sendiri sepertinya akan menjadi masalah paling serius yang tidak bisa dipungkiri. Pasalnya, Jokowi terlalu sering memberikan janji manis di awal kampanye, namun kerap diingkari ketika terpilih.

Jajat yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) ini menjelaskan, Tim Transisi yang dianggap cukup penting untuk membantu jalannya proses pemerintahan Jokowi selanjutnya setelah ada putusan dari Mahkamah Konstitusi nanti. Namun, melihat banyaknya kritik dari pendukung Jokowi sendiri menganai orang–orang yang terlibat di dalamnya yang mempunyai kedekatan dengan Megawati, sepertinya semakin menguatkan isu sebelumnya jika Jokowi adalah boneka Megawati.

"Sejak pertengahan Agustus Jokowi mulai ditinggalkan pemilihnya," tandas Jajat seperti dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (20/8). [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya