Berita

jokowi-jk/net

Alumni Cipayung Ingatkan Jokowi-JK Tak Jumawa

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 09:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kekuasaan cenderung pada arah keseombongan dan penyalahgunaan kekuasaan. Tanpa melihat siapa pun pribadinya, potensi kesombongan juga ada pada pasangan Jokowi-JK.

Demikian pandangan Presidium Nasional Ikatan Kelompok Alumni Cipayung, yang terdiri dari Noer Fajrieansyah (Ketua Umum PB HMI), Addin Jauharuddin (Ketua Umum PB PMII), Stefanus Asat Gusma (Ketua Presidium PP PMKRI), Dedy Rachmadi (Ketua Presidium GMNI), Yozthin M E Thelik (Sekretaris Umum PP GMKI), dan Wayan Sudane (Presidium PP KMHDI).

Dengan dasar pandangan di atas, sebagai bagian dari anak bangsa, Presidium Nasional Ikatan Kelompok Alumni Cipayung sepakat untuk mengawal transisi demokrasi yang memenangkan Jokowi-JK. Wujud nyata mengawal proses transisi ini adalah dengan mengingatkan Jokowi-JK, para relawan pendukung, para partai politik pendukung, dan para elite pendukung untuk tidak bertindak jumawa atau adigang adigung adiguno.


"Bagi kami, kekuasaan adalah amanah untuk mewujudkan kesejahteraan dalam arti yang luas bagi rakyat Indonesia, dan bukan tindakan sok berkuasa," kata mereka dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 20/8).

Presidium Nasional Ikatan Kelompok Alumni Cipayung juga mengingatkan kepada para stakeholder pendukung Jokowi-JK untuk tidak mempertontonkan parade kejumawaan di ruang publik serta bertingkah seolah-olah paling berjasa dalam kemenangan Jokowi-JK. Karena pada dasarnya kemenangan Jokowi-JK hasil kerja kolektif rakyat. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya