Berita

Chaidir Ritonga/net

Nusantara

Kemendagri Terkesan Halang-halangi Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 09:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri terkesan lambat dalam membahas pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara yang sudah disetujuai Presiden SBY.

"Kemendagri kurang serius," kata tokoh Sumatera Tenggara, Chaidir Ritonga kepada redaksi, Rabu (20/8).

Chaidir yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut ini menerangkan, pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) di Indonesia tertuang dalam Surat Presiden (Suspres) No.R13/Pres/02/2014 tentang 22 RUU Pembentukan Provinsi, Kabupaten dan Kota.


"Surat itu sifatnya segera. Namun, informasi yang kami peroleh, Kemendagri tidak ada waktu membahas RUU tersebut dengan panja (panitia kerja) di Komisi II," terang Chidir.

Ia sangat menyesalkan sikap Kemendari tersebut, padahal pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara tinggal satu langkah lagi.

"Masyarakat juga sangat menanti pembantukan provinsi ini," tandas Chaidir Ritonga.

Dalam Suspres itu, Presiden SBY memerintahkan Menteri Dalam Negeri dibantu Menteri Keuangan, dan Menteri Hukum dan HAM, untuk mewakilinya dalam pembahasan  22 RUU tersebut dengan DPR RI, baik secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya