Berita

Tengku Erry Nuradi/net

Nusantara

Masyarakat Diajak Jaga Ketentraman Saat Putusan MK 21 Agustus

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 07:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) diharapkan arif dalam menyikapi apapun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai perkara perselisihan hasil Pilpres 2014 pada 21 Agustus besok.

"Pemerintah provinsi sangat mengharapkan apapun keputusan MK, masyarakat menyikapi dengan arif sehingga ketentraman dan kenyamanan khususnya di Sumut tidak terganggu," kata Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Medan, Selasa (20/8).

Dia mengemukakan harapan itu pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat yang pesertanya darii berbagai komponen strategis dalam menyikapi jadwal MK memutuskan gugatan hasil Pilpres 21 Agustus.


Erry mengakui Provinsi Sumut rawan konflik pascapilpres, meski masih aman dan terkendali. Pemikiran masyarakat semakin dewasa yang tidak terlalu ikut campur urusan politik menjadi salah satu dukungan sehingga Sumut masih aman.

Untuk menjaga keamanan itu terus berlanjut, kata Wagub Sumut, pihak keamanan dan masyarakat hendaknya tetap bekerja sama, dan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam melihat dan menyikapi setiap ancaman permasalaham.

Seperti dilansir dari Antara, Erry menambahkan, kalau tidak bekerja sama, Sumut dengan masyarakat yang heterogen, sangat mudah terpecah-belah. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya