Berita

budiman sudjatmiko/net

Budiman Sudjatmiko Minta Menteri Gamawan Tak Sajikan Angka Dana Desa yang Fantastis

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 09:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi bisa bikin publik salah paham. Gamawan mengatakan, pemerintah menyediakan dana Rp 69,1 triliun  untuk desa yang terdiri dari Rp 9,1 triliun untuk program pelatihan, dan Rp 60 triliun untuk alokasi dana desa.

"Pernyataan Gamawan dapat mengakibatkan kesalahpahaman di masyarakat, seolah-olah pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 69,1 triliun untuk desa sebagaimana diamanatkan UU 6/2014 tentang Desa," kata anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, beberapa saat lalu (Selasa, 19/8).'

Menurut Budiman, alokasi anggaran dana desa yang disediakan oleh pemerintah yang bersumber dari APBN mengacu pada Pasal 72 bahwa sumber pendapatan desa diantaranya adalah 10 persen dari dan di luar dana transfer daerah. Di samping itu juga 10 persen dari dana perimbangan yang diterima oleh Kabupaten/Kota dalam APBD setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus. Artinya salah satu Pendapatan Desa adalah 10 persen dari dan di luar dana transfer daerah yang bersumber langsung dari APBN.


Budiman melanjutkan, dalam RAPBN yang diajukan oleh pemerintah sebagaimana disampaikan oleh Presiden pada tanggal 15 Agustus kemarin, secara tegas pemerintah hanya mengalokasikan Rp 9,1 triliun yang bersumber langsung dari APBN, yang dalam hal ini disampaikan oleh Mendagri untuk pelatihan atau peningkatan kapasitas.

 "Sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa angka Rp 9,1 triliun itu hanyalah 1,4 persen dari dan di luar dana transfer daerah, yang seharusnya jika mengacu pada besaran dana transfer daerah Rp 640 triliun pada APBN 2014, pemerintah pusat seharusnya berkewajiban mengalokasikan Rp 64 triliun," ungkap Budiman.

Budiman memahami memang bahwa UU Desa juga menyatakan bahwa alokasi 10 persen tersebut dapat dilakukan secara bertahap. Namun menurutnya, pemerintah masih bisa mengoptimalkan hingga 5 persen dari dan di luar dana transfer daerah atau sekitar 32 Triliun.

"Karenanya kita semua berharap agar pemerintah tidak menyajikan angka-angka yang fantastis, tanpa penjelasan yang dapat dipahami oleh publik untuk menghindari bias ditengah-tengah masyarakat," demikian Budiman. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya