Berita

gunung padang/net

Politik

Inilah Kado Spesial HUT RI dari Gunung Padang

MINGGU, 17 AGUSTUS 2014 | 15:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hari ulang tahun Kemerdekaan RI ke 69 terasa istimewa karena ada kado spesial dari Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.

Kado spesial itu berupa bukti-bukti yang menguatkan kesimpulan di awal penelitian Tim Katastrofi Purba dan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM), bahwa situs megalitikum Gunung Padang merupakan monumen leluhur kita yang usianya lebih tua dari situs Machu Picu di Peru.

"Siapa yang pernah menyangka 16 Agustus 2014, enam tahun setelah gambar imaginer di bawah Machu Pichu raksasa yang di publikasikan oleh Pon S. Purajatnika dari Tim Arsitekur TTRM, kini menjadi fakta yang meyakinkan," kata insiator TTRM, Andi Arief kepada redaksi (Minggu, 17/8)


Penelitian Gunung Padang awalnya dilakukan intensif TTRM, berisi gabungan peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Tim yang diinsiasi kantor Staf Khusus Presiden SBY, Andi Arief, itu  kemudian melebur bersama peneliti lainnya menjadi Timnas setelah ada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikatakan, setelah menyibak lapisan rumput lereng timur dan utara bersama 300 prajurit TNI AD yang sedang melakukan karya bhakti di daerah sekitar situs, peneliti menyimpulkan Gunung Padang merupakan bangunan monumental dengan luas 29 hektar dan tinggi 220 meter dengan usia minimal 500 sebelum Masehi di lapisan pertama. Dan masih ada empat lapisan lagi yang belum di buka, termasuk akses masuk bangunan yang sudah teridentifikasi.

"Kita ucapkan selamat atas kerja keras semua," demikian Andi Arief.

Sementara itu peneliti TTRM, DR Ali Akbar, yang sudah meneliti Gunung Padang 3,5 tahun lebih menuturkan pihak TNI ikut mendokumentasikan seluruh rangkaian pengupasan wilayah situs Megalitikum Gunung Padang. Dokumentasi atas segala proses tentu saja juga dilakukan oleh para peneliti. Dokumentasi antara lain berupa video, foto, dan lain sebagainya.

"Saat dilakukannya pengupasan, semua didokumentasikan dengan baik oleh TNI dan juga peneliti," katanya.

Aparat TNI dipersiapkan untuk membantu kerja-kerja penelitian di Gunung Padang sejak tanggal 8 Agustus. Setelah Kepmen Timnas ditandatangani Mendikbud tanggal 15 Agustus, peneliti dan TNI bergerak cepat, sehari setelahnya langsung melaksanakan tugas.

"Hasil lengkap pengupasan yang dilakukan peneliti dan TNI akan dilaporkan ke Pemda Jabar, Mendikbud, Kasad dan Presiden SBY," pungkasnya.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya