Berita

PPS Pegadungan

Politik

Saksi Prabowo-Hatta: Pembongkaran Kotak Suara di PPS Pegadungan Janggal!

JUMAT, 15 AGUSTUS 2014 | 07:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sampai saat ini pembongkaran kotak suara di Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat yang diminta KPU Pusat pada H+3 lebaran, terus menjadi kontrovers dan menyisakan kejanggalan.

Demikian diungkapkan Saksi Pasangan Prabowo-Hatta Kelurahan Pegadungan yang juga menjadi Ketua DPRa PKS Pegadungan Ahmad Yani, kemarin (Kamis, 14/8).

Yani mengatakan, hampir semua berkas dan dokumen negara di kotak suara tersebut berserakan di Aula PPS Pegadungan.


"Saat saya diundang untuk membongkar surat suara sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu malam kemarin, saya saksikan berkas dan dokumen sudah berserakan dari H+3 lebaran kemarin," ungkapnya.

Masih menurut Yani, Ketua PPS Pegadungan Syamsudin mengatakan juga tidak mengetahui jika kondisi seperti ini adanya, karena pembukaan kotak suara ini dilakukan H+3 setelah lebaran, dan Ketua PPS sedang mudik lebaran.

Sementara saat itu di PPK sudah ramai dengan pihak keamanan yang berjaga-jaga setelah terjadi pembongkaran kotak suara H+3 lebaran. "Yang diambil hanya dokumen DPKTb, dari 14 kotak suara TPS yang dibuka sesuai perintah KPU Pusat sebelum ada putusan dari MK saat itu, dan tidak disaksikan oleh saya sebagai Saksi Prabowo-Hatta di PPS," jelasnya.

Kejanggalan berikutnya di PPS Pegadungan, ada 5 TPS dari 84 TPS yang tidak ada dokumennya sama sekali, alasannya tidak sampai ke PPS dari KPPS yang bersangkutan.

"Bahkan ada di TPS 1 yang KPPS menyerahkan dokumen diluar kotak kemudian diserahkannya pada pukul 03.00 wib dini hari (10/8) ke PPS, padahal sebenarnya dalam Pilpres proses penghitungan sampai rekapitulasi  dapat selesai sore hari," imbuhnya heran.

Seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi, siang kemarin, Yani diundang untuk menyaksikan pembukaan kotak suara yang diperintahkan MK dan diminta untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan dengan sejumlah kejanggalan yang disaksikan sejak H+3 sampai dengan hari ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya