Berita

net

Politik

NCID: Semakin Terungkap Modus Kecurangan TSM dalam Pilpres 2014

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 16:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ada beberapa hal yang menarik dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu pada hari ini mengenai Pilpres di Papua semakin mendekatkan kepada dugaan adanya kecurangan yang terstruktur, masif, dan sistematis (TSM).

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, mengatakan beberapa hal. Pertama, permasalahan petugas KPU yang tidak menindaklanjuti rekomendasi dari Panwaslu untuk melakukan rekapitulasi. Kejadian ini hampir sama dengan terjadi di DKI Jakarta yang tidak menindaklanjuti rekomendasi dari bawaslu.

"Kedua, banyak pihak yang mempertanyakan tidak terjadinya pemungutan suara sebagai semestinya. Meski di Papua sendiri ada beberapa cara yang digunakan dalam memilih, akan tetapi pada saat pencoblosan hal itu tidak dilakukan sehingga proses pemilu di Papua diragukan hasilnya," terangnya lewat rilis (Kamis, 14/8).


Ketiga, ada keterangan saksi yang mengungkapkan intimidasi dari pihak keamanan dan pejabat setempat. Meski dugaan tersebut masih memerlukan waktu untuk pembuktiannya, namun jika dikaitkan dengan berbagai dugaan yang dituduhkan maka semakin menguatkan tuduhan terjadinya kecurangan dalam pemilihan presiden 2014 di Papua.

"21 Agustus akan menjadi hari dimana segala sengketa pilpres akan diputus secara berbarengan oleh Mahkamah Konstitusi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Seluruh rakyat Indonesia akan menjadi saksi kebenaran apakah benar dalam pemilihan Presiden 2014 telah terjadi kecurangan yang struktur, masif dan sistematis," tandasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya