Berita

Politik

KAMMI Target Rekrut 100 Ribu Kader Penggerak Kebangkitan

SELASA, 12 AGUSTUS 2014 | 23:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

 . Musim mahasiswa baru 2014 dimanfaatkan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) untuk merekrut kader baru. KAMMI menargetkan rekrutmen 100 ribu kader baru untuk dicetak menjadi penggerak kebangkitan Indonesia.

"Mahasiswa harus kembali berperan aktif mengatasi persoalan Bangsa. Sejak dini, Kader-kader KAMMI akan disiapkan menjadi kader yang mampu mengatasi berbagai persoalan bangsa dan menjadi penggerak kebangkitan Indonesia," ujar Panitia Nasional Rekrutmen KAMMI Adhe Nuansa Wibisono dalam keterangannya kepada redaksi (Selasa, 12/8).

Kualitas penggerak kebangkitan bangsa harus disiapkan guna menghadapi tantangan ASEAN Economic Community dan peluang bonus demografi Indonesia tahun 2030. Dikatakan Wibisono, AEC dan bonus demografi adalah pertarungan kualitas SDM. Dalam rangka itu, KAMMI akan mencetak kader yang memiliki profil ideal yang disebut Generasi IPK+, yakni generasi yang memiliki integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan serta patriotisme.


"Generasi ini yang akan menata masa depan Indonesia sehingga seluruh cita-cita kemerdekaan akan terwujud dalam tantangan AEC dan bonus demografi," ulasnya.

Untuk bergabung dengan KAMMI, mahasiswa baru bisa mengikuti Dauroh Marhalah Satu atau DM 1 yang diselenggarakan di Komisariat KAMMI yang ada di 500 kampus di seluruh Indonesia.

"KAMMI akan membuka posko informasi dan pelayanan mahasiswa baru di kampus-kampus. Dengan Posko ini, kami berharap bisa membantu dan memudahkan mahasiswa menjalani fase awal mereka sebagai mahasiswa," pungkas Wibisono.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya